IHSG Koreksi Setelah Libur Pemilu, Euro Pertahankan Gerak Penguatan

0a0a_0a0_0002_12751_0a0aaa01_00111504_06765436_nGerak nilai apresiasi mata uang Eurogroup, yaitu mata uang Euro, dilaporkan tengah mempertahankan penguatan yang solid pada awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Gerak nilai apresiasi mata uang Uni Eropa, Euro, bertahan di atas kisaran $1.10, setelah komentar dari European Central Bank (ECB) yang menunjukkan pasar berharap terlalu banyak dari ECB.

Mata uang Euro dilaporkan telah sempat bergerak di kisaran level $1.1010. Gerak nilai apresiasi mata uang Euro sebelumnya sempat mencapai level puncak dalam sebulan di level $1.1044. Pergerakan nilai apresiasi mata uang Euro ini telah memperpanjang reli short covering di sesi perdagangan pasar pada pekan lalu.

Gerak reli nilai apresiasi mata uang Euro pada sesi perdagangan pasar pecan lalu mencapai 2.8%. Kondisi tersebut terjadi, setelah pihak berwenang dari ECB tidak berikan pelonggaran kuantitatif yang sesuai dengan ekspektasi pasar.

Dalam menanggapi tuduhan misskomunikasi, Ewald Nowotny, anggota Dewan Pemerintah, pada hari Rabu kemari telah mengatakan bahwa analis pasar telah gagal. Analisa pasar telah gagal untuk menilai sinyal yang benar yang dikirim oleh ECB dan mereka harus membayar dengan lebih memperhatikan fundamental ekonomi. Dilaporkan juga bahwa, gerak nilai apresiasi Greenback juga mengalami gerak penurunan terbesar dalam satu hari dalam lebih dari tiga bulan terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen.

Gerak nilai aapresiasi mata uang USD/ JPY menembus kisaran level 122.23 -123.77 yang terlihat dalam bulan lalu. Gerak nilai apresiasi mata uang USD telah melemah, tergelincir sebesar 1.2% dan dilaporkan telah sempat bergerak di kisaran 121.55.

Dari Indonesia, dilaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah libur sehari karena Pemilu Kada. Gerak nilai harga IHSG telah dibuka melemah 0,51% atau turun 22,62 poin ke level 4.441,57 pada Kamis (10/ 12/ 2015). Gerak nilai harga IHSG sebelumnya berhasil bergerak positif, bergerak menanjak ke zona hijau pada pagi hari, dengan menguat sekitar 0,05% atau 2,36 poin ke level 4.466,54.

Gerak nilai harga IHSG bertahan di zona hijau dengan menguat 0,18% atau 8,06 poin ke level Rp 4.472,25. Gerak penguatan nilai harga terjadi, seiring nilai apresiasi mata uang Rupiah (IDR) yang menguat di pasar spot. Gerak nilai apresiasi mata uang IDR, sebelumnya turun tajam ke atas Rp14.000/ USD pada penutupan sesi perdagangan pasar kemarin.

Gerak pelemahan ini juga sejalan dengan pergerakan bursa Asia yang melemah setelah yen menguat tajam dan menekan outlook para eksportir Jepang. Sebelumnya indeks ditutup turun tajam 1,26% sebesar 57,21 poin ke level 4.464,18 pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa (08/ 12/ 2015).

Gerak nilai harga IHSG masih terpantau berada di zona merah dengan melemah 0,2% atau 8,72 poin ke level 4.455,46. Tim Riset NH Krondo Securities mengatakan bahwa sentimen utama penggerak bursa saham adalah pergerakan harga minyak. “Sentimen utama global adalah harga minyak yang masih lesu, kini bergerak di sekitar $37 US/ barel,” papar Tim Riset NH Korindo Securities. Gerak nilai harga minyak telah turun lebih dari 11% sejak awal Desember.

Menjelang penutupan sesi I, gerak nilai harga IHSG dilaporkan kembali berbalik ke zona merah dengan melemah 0,03% atau 1,21 poin ke level 4.462,97. Analis dari bank ANZ telah mengatakan bahwa pasar energi masih rentan untuk pelemahan lebih lanjut, dengan fokus tertuju pada OPEC.

Dilaporkan seputar pergerakan nilai harga saham Asia bahwa, gerak nilai harga di bursa saham China dan Hong Kong telah menguat pada awal sesi perdagangan pasar Asia. Gerak nilai harga saham bergerak positif, meski ada banyak sentimen negatif di kalangan para pelaku pasar. Isu reformasi Initial Public Offering (IPO) tampak telah mampu untuk mendongkrak kinerja di lantai bursa.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham spot Shanghai menguat 0,42% menjadi 3487,07. Gerak nilai harga indeks saham spot Hang Seng Hongkong dilaporkan bergerak menguat naik sekitar 0,11% menjadi 21823,39. Gerak nilai harga indeks saham Hang Seng Futures dilaporkan telah diperdagangkan di kisaran 21782, dengan level terendah harian 21641 dan tertinggi 21870.

Dari Wall Street Journal telah melaporkan bahwa, pada bulan Maret 2016 regulator China akan merilis aturan baru mengenai IPO. Di bawah aturan baru tersebut, perusahaan-perusahaan akan bisa terdaftar di bursa Shanghai dan Shenzhen sejak bulan Mei. Laporkan tersebut juga menunjukkan saat ini ada 670 perusahaan yang menunggu persetujuan pemerintah China untuk go public.

Sentimen negatif datang dari bursa saham Amerika yang kembali dilaporkan bergerak melemah pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu kemarin. Sentimen negatif di bursa saham Amerika terjadi, juga oleh karena adanya pengaruh dari lemahnya gerak nilai harga komoditas minyak mentah yang dilaporkan sempat kembali turun.

Gerak nilai harga minyak menguat tipis di sesi perdagangan Asia pada hari Kamis, didukung oleh penurunan cadangan minyak mentah setelah naik selama 10 pekan beruntun. Meski demikian, namun kondisi kelebihan suplai dan gerak nilai harga minyak yang murah masih mendominasi sentimen pasar secara luas.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga minyak WTI telah bergerak di kisaran $37.45 US/ barel, naik sebesar 29 sen dari level penutupan terakhir. Gerak nilai harga minyak WTI ini, merupakan pencapaian level harga yang masih tidak jauh dari level terendah dalam kurun waktu tujuh tahun, yaitu di bawah $37 US/ barel. Gerak nilai harga minyak telah turun lebih dari 11% sejak awal Desember. Analis dari bank ANZ telah mengatakan bahwa pasar energi masih rentan untuk pelemahan lebih lanjut, dengan fokus tertuju pada OPEC.

Cadangan minyak mentah dilaporkan turun 3.6 juta barel dalam pekan yang berakhir 4 Desember, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 252.000 barel. Laporan tersebut berdasarkan dari data yang telah ditunjukkan oleh pihak berwenang dari Energy Information Administration (EIA). Kondisi ini, sesuai dengan sinyal turunnya produksi Amerika, yang telah memberikan dukungan terhadap gerak nilai harga minyak.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

PBoC dan Arab Saudi Beri Angin Segar, Aussie Tertekan Kuat

Gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disesbut dengan istilah Aussie, dilaporkan bergerak melemah terhadap mata uang USD di awal sesi perdagangan pasar hari Selasa ini. Kondisi tersebut terjadi,

Fundamental 0 Comments

Harga Minyak Mentah Terkoreksi Melemah, Meski Pasar Masih Tunggu Rilis Data

Harga minyak mentah berjangka Amerika melemah pada hari Selasa (25/ 06/ 2013). Harga bergerak mundur hampir 2% menjelang laporan yang diekspektasikan menunjukan pelemahan pada persediaan minyak mentah. Minyak mentah untuk

Fundamental 0 Comments

Cadangan Minyak Amerika Bagus, Pasar Masih Pantau Perkembangan Konflik Dunia

Kemarin, para pelaku pasar juga pantau data perkembangan terakhir di Ukraina dan Libya, serta data ekonomi makro seperti indeks manufaktur Amerika, yang naik di atas expektasi pasar. Hal ini juga