Jelang Data GDP, Sterling di Bawah Level 1.7000

Jelang Data GDP, Sterling di Bawah Level 1.7000

Sterling belum banyak bergerak pada perdagangan sesi Asia pagi ini, jelang dirilisnya data gross domestic product sore ini. Hingga perdagangan Kamis kemarin sterling telah melemah tujuh hari beruntun terhadap dollar, menjadi penurunan harian terpanjang sejak Januari 2013, dan berpeluang mencatat penurunan dalam tiga pekan beruntun.

Pada perdagangan kemarin sterling merosot tajam setelah data penjualan ritel dirilis dibawah estimasi ekonom. Office for National Statistic melaporkan penjualan ritel pada bulan Juni naik 0.1% dari bulan Mei yang merosot 0,5%. Persentase kenaikan di bulan Juni tersebut lebih rendah dari estimasi sebesar 0,2%, memberikan tekanan tambahan bagi sterling setelah sebelumnya tertekan akibat minutes rapat terakhir Bank of England yang dianggap kurang hawkish.

Office for National Statistic hari ini akan melaporkan data GDP Inggris di kuartal II yang diperkirakan tumbuh 0,8% dari kuartal sebelumnya yang juga tumbuh 0,8%. Sementara dari kuartal II tahun 2013 GDP diperkirakan tumbuh 3,1% lebih tinggi dari sebelumnya sebesar 3,0%.

GBPUSD saat ini diperdagangkan flat pada kisaran 1.6987.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

USD Terkoreksi Terimbas Summers, Para Pelaku Pasar Amati Perkembangan Fundamental Ke Depan

Mata uang USD bergerak melemah setelah Lawrance Summers mengundurkan diri sebagai kandidat pimpinan Federal Reserve berikutnya. Summers merupakan calon terkuat untuk menggantikan Bernanke sebagai ketua The Fed pada awal tahun

Fundamental 0 Comments

Menkeu Jepang Ralat Pernyataan, Keputusan Bernanke Dinantikan Pasar

Mata uang negara Jepang, yen, mencatatkan penguatan tipis setelah hasil pertemuan BoJ menunjukan bank sentral Jepang mengambil sikap menunggu setelah tindakan penyuntikan stimulus agresif bulan lalu. Bank sentaral Jepang ini

Berita 0 Comments

USD Kemarin Sempat Koreksi, Data NFP Dinantikan Pasar

Pada sesi penutupan pasar hari Kamis (02/ 10/ 2014) kemarin, dilaporkan bahwa indeks USD terkoreksi tajam dari level tertinginya sejak setahun terakhir. Mata uang USD terkoreksi cukup besar untuk kedua

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image