Kekuatan Apresiasi USD Atas Major Currency Semakin Tak Terbantahkan, Saat Ini

Kekuatan Apresiasi USD Atas Major Currency Semakin Tak Terbantahkan, Saat Ini

Mata uang euro mengalami koreksi turun untuk sesi ke-5 beruntun apresiasinya terhadap USD pada hari Selasa (25/ 06/ 2013) setelah Presiden European Central Bank, Mario Draghi, memberikan pernyataan bahwa kondisi ekonomi di kawasan zona eropa masih membutuhkan kebijakan stimulus moneter. Mata uang tunggal 17-negara juga terbebani oleh serangkaian data ekonomi Amerika yang positif. Seperti yang terjadi kemarin, bahwa mata uang USD menguat terhadap mata uang utama pada hari Selasa kemarin setelah data ekonomi negara Amerika yang dirilis positif. Positifnya data tersebut semakin mendukung rencana Federal Reserve yang akan mengurangi program pembelian obligasi pada akhir tahun ini, menjadikan mata uang USD semakin kokoh, indeks dollar terhadap mata uang utama menguat 0.15% menjadi 82.438 kemarin.

Apresiasi mata USD menguat terhadap euro untuk hari kelima setelah sebuah laporan ekonomi menunjukkan bahwa jumlah pesanan pabrik di Amerika untuk barang tahan lama naik lebih dari perkiraan di bulan Mei. Kembali meningkatnya yield obligasi negara Italia dalam lelang hari Selasa kemarin semakin memperkuat tekanan negatif pada mata uang uni eropa tersebut. “Stabilitas harga masih terjaga, dan prospek ekonomi secara keseluruhan masih memungkinkan untuk sikap kebijakan yang akomodatif. Kami masih percaya jika stimulus moneter dan beberapa perbaikan di pasar keuangan akan mendorong terjadinya pemulihan di akhir tahun” , demikian pernyataan dari Mario Draghi dalam sebuah pidato di Berlin. Data perumahan yang dirilis S&P/Case-Shiller kemarin menunjukkan harga rumah di Amerika naik sekitar 2.5%, dan menjadi kenaikan bulanan terbesar yang pernah terjadi. Indeks composite 20 kota menunjukkan harga rumah naik di 19 dari 20 kota, San Fransisco membukukan kenaikan terbesar sebesar 23.9%, sementara New York membukukan kenaikan terkecil sebesar 3.2%. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama harga rumah naik 12.1%. Penjualan rumah baru juga mengalami peningkatan sebesar 2.1%, atau sebanyak 476.000 unit, menjadi tingkat tertinggi dalam lima tahun terakhir. Data kemarin dilaporkan, bahwa durable-goods order dan core durable-goods order juga mengalami peningkatan, masing-masing sebesar 3.6% dan 0.7%, lebih baik dari yang diperkirakan sebesar 3.0% dan 0.0%. Selain itu tingkat kepercayaan konsumen juga melonjak melebihi perkiraan sebesar 75.2 menjadi 81.4,merupakan level tertinggi dalam 7 tahun terakhir.

Menurut analis pasar Vassili, bahwa kuatnya data laporan ekonomi negara Amerika telah mendorong penguatan mata uang USD. “Dengan kuatnya sinyal pengurang QE oleh Fed semua tergantung pada data ekonomi, pasar akan terus menjadi sangat sensitif terhadap data Amerika yang memilik dampak kuat” , demikian menurut analis mata uang di BNP Paribas SA di New York, Vassili Serebriakov. Mata uang USD terapresiasi sekitar 0.3% menjadi 1.3100 USD per euro, setelah sebelumnya turun sekitar 0.2%. USD melemah sekitar 0.1% terhadap yen, menjadi 97.60 per yen setelah sebelumnya turun 0.8%. Mata uang euro terkoreksi sebesar 0.3% menjadi 127.87 yen.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Emas Minggu Lalu Menekan Kuat Terdongkrak Minyak

Pada sesi pasar Asia pagi ini, gerak harga emas kembali menguat setelah adanya laporan mengenai buruknya pertumbuhan ekonomi Jepang. Penguatan harga emas juga terdukung oleh imbas kondisi akhir minggu lalu,

Berita 0 Comments

Euro Nantikan Komentar Petinggi ECB

Euro diperdagangkan di dekat level terendah dalam 3 bulan terhadap yen menjelang pidato dari petinggi European Central Bank pada konferensi di Frankfurt, di tengah spekulasi mereka akan melonggarkan kebijakan moneter

Akhir Kuartal Harga Emas dan Minyak Terkoreksi, Data Amerika Ditunggu Jelang Paskah

Telah dilaporkan bahwa selama sesi perdagangan pasar pada hari Selasa (31/ 03/ 2015) kemarin, gerak harga emas mengalami koreksi yang cukup besar. Selama sesi perdagangan pasar Asia hingga sesi pasar

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image