Komentar RBA’s Stevens Lemahkan Aussie

Komentar RBA’s Stevens Lemahkan Aussie

Aussie melemah setelah komentar RBA’s Stevens menggerogoti ekspektasi investor akan potensi kenaikan suku bunga RBA menjelang penutupan tahun 2014. “Bank sentral tidak melihat perkembangan terakhir di sektor perumahan sebagai faktor untuk menaikan suku bunga saat ini,” ujar Gubernur RBA, Glenn Stevens. Pimpinan bank sentral Australia tersebut juga mengatakan nilai tukar aussie saat ini masih cukup tinggi. AUD/USD kini diperdagangkan di level 0.9387; menjauhi level tinggi harian 0.9441.

Sementara itu, serangkaian data ekonomi Cina dan Australia yang dirilis pagi ini juga tidak membuat investor optimis dengan outlook perekonomian negeri Kangguru tersebut. Indeks non-manufaktur Cina turun dari level 55.5 menjadi level 55.0 untuk bulan Juni. Persetujuan pembangunan Australia naik 9,9% untuk bulan Mei; lebih baik dari estimasi kenaikan 3% dan revisi publikasi sebelumnya yang turun 5,8%. Akan tetapi, penjualan ritel Australia turun 0,5% untuk bulan Mei; lebih buruk dari estimasi yang tidak harapkan adanya perubahan dan revisi publikasi sebelumnya yang turun 0,1%. Serangkaian data tersebut sinyalkan masih rapuhnya momentum pertumbuhan ekonomi Australia dan ini mungkin dapat mendorong RBA untuk tidak merubah kebijakan moneternya untuk sementara waktu.

About author

You might also like

Yunani Buat Zona Eropa Tak Menentu, Batubara Jadi Andalan

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis (11/ 06/ 2015) pagi ini, gerak harga emas dilaporkan kembali terus melanjutkan gerak penguatan nilai apresiasinya atas mata uang USD. Hal ini

Berita 0 Comments

Emas Diuntungkan Jika Pemberotakan Irak Terjadi

Pasar emas menyelesaikan sesi perdagangan Senin (16/ 06/ 2014) dengan sedikit keuntungan dan sedikit kerugian. Pasar emas yang selama sesi perdagangan sempat diperdagangkan hingga setinggu 1,284.70 USD, berangsur turun melihat

Komoditas 0 Comments

Jerman dan China Bergerak Tumbuh, Emas Ikut Menguat

Dilaporkan bahwa semangat bisnis Jerman melonjak naik ke rekor tertinggi di bulan November, karena perusahaan meningkatkan prospek mereka untuk beberapa bulan ke depan, terlepas dari situasi politik Jerman yang tidak

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image