Kondisi Yunani Dipantau Para Pelaku Pasar, Gerak Harga Emas Cenderung Lemah

11002660_798553926885306_4302883385075938291_nPada sesi perdagangan pasar Asia di hari Rabu (22/ 04/ 2015) ini, dilaporkan bahwa gerak harga emas tengah terpantau menurun. Hal ini terjadi karena para pelaku pasar yang mengamati perkembangan kondisi ekonomi di zona eropa, terutama Yunani. Para pelaku pasar melihat krisis hutang negara Yunani dapat mengancam negara tersebut untuk keluar dari zona eropa. Pada sesi pasar Amerika semalam, dilaporkan bahwa gerak harga emas berjangka sempat berangsur-angsur naik dan membalikkan sebagian kerugiannya selama sesi sebelumnya, namun negara Yunani tetap dalam fokus perhatian para pelaku pasar.

Pada hari Selasa (21/ 04/ 2015) kemarin, Jeroen Dijisselbloem, presiden Euro Group, bersikeras bahwa negara Yunani harus memenuhi semua kewajibannya dalam beberapa minggu mendatang jika tetap ingin berada di zona euro. Seperti yang telah diketahui bahwa negara Yunani berhutang kepada Dana Moneter Internasional (IMF), dan harus segera melunasi hutang tersebut bulan depan dengan nilai pembayaran lebih dari 773 juta Euro. Pada akhir Juli, Yunani berutang tambahan 3,45 miliar Euro untuk ECB disebabkan obligasi yang berkaitan dengan 2012. Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan hari Selasa (21/ 04/ 2015) kemarin, di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, gerak harga emas berjangka untuk pengiriman Juni turun 0,04% menjadi $1,200.60 US/ troy ons. Gerak harga emas spot menyelesaikan sesi perdagangan hari Selasa (21/ 04/ 2015) kemarin, dengan keuntungan sebesar $6.0 US atau 0.50% berakhir pada level $1,201.800 US/ troy ons, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,204.190 US dan serendah $1,193.030 US. Dalam sesi perdagangan pasar pada kurun waktu sepekan lalu, gerak harga emas telah mencatatkan angka kerugian sebesar $4.30 US atau sekitar 0.36%. Dilaporkan juga bahwa pada hari Rabu (22/ 04/ 2015) ini, dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) menjadi Rp 548 ribu/ gram. Untuk harga buyback logam mulia milik Antam adalah senilai Rp 488 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam pada hari Rabu (22/ 04/ 2015) ini, yaitu untuk emas pecahan 500 gram - Rp 254.800.000, pecahan 250 gram - Rp 127.250.000, pecahan 100 gram - Rp 50.950.000, pecahan 50 gram - Rp 25.500.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.775.000, pecahan 10 gram - Rp 5.140.000, pecahan 5 gram - Rp 2.595.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 547.000. Gerak harga perak berjangka juga dilaporkan bahwa untuk pengiriman Mei jatuh 0.09% ke $ 15.993 US/ troy ons. Gerak harga tembaga untuk Mei pengiriman naik 0,11% menjadi $2.698 US/ per pon.

Memasuski sesi perdagangan hari Rabu (22/ 04/ 2015) ini, perdagangan komoditas emas masih akan fokus pada pergerakkan nilai apresiasi mata uang USD. Jika nilai apresiasi mata uang USD kembali menguat di sesi perdagangan pasar hari ini, maka gerak harga emas akan kembali menerima tekanan turun yang cukup besar. Kecenderungan gerak harga emas masih cenderung negatif dengan target berikutnya nampak akan berada pada kisaran $1,075.00 US. Potensi kenaikan pada gerak harga emas mungkin akan terlihat jika Yunani keluar dari Euro Group. Jika hal ini terjadi maka gerak harga emas berpotensi untuk mencoba naik pada kisaran $1,300 US/ troy ons. Apabila ternyata gerak harga emas mampu kembai dan menembus level harga supports $1,130.00 US, maka gerak harga emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran level harga $926.70 US - $984.00 US, setidaknya menunggu hasil keputusan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga tahun ini. Data Existing Home Sales dan New Home Sales di sesi pasar Amerika akan jadi fokus para pelaku pasar hari ini.

About author

You might also like

Mata Uang USD Tekan Kembali Euro, Rilis Data Mendatang Bangun Asumsi Pasar

Pada pergerakan pasar mata uang sesi asia hari ini (Kamis, 21/ 11/ 2013), menunjukkan pergerakan mata uang USD cenderung menguat naik terhadap beberapa mata uang major lainnya.Hal ini terjadi setelah

CFD News 0 Comments

Aussie Sempat Tertekan Tidak Respons Perumahan, Indonesia Keluarkan Obligasi Ritel

Greenback, atau mata uang USD, dilaporkan tengah bergerak di dekat level tertinggi hampir dalam kurun waktu dua pekan ini pada awal perdagangan pasar di hari Selasa (22/ 09/ 2015). Hal

Forex News 0 Comments

Euro Koreksi USD Dan Yen Kemarin, Komentar Bernanke Tidak Banyak Beri Kejutan Ke Pasar

Mata uang USD sempat melemah sebelum akhirnya pulih kembali setelah komentar Bernanke tidak banyak memberi kejutan ke pasar. Para pelaku pasar sepertinya mengharapkan komentar yang lebih dovish dari Ketua The

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image