Kondisi Zona Eropa dan Relly USD Imbaskan Gerak Penguatan Tipis Emas

11002660_798553926885306_4302883385075938291_nGerak harga emas dilaporkan bergerak naik tipis. Hal ini karena didorong oleh adanya gerak reli indeks USD yang tengah berhenti. Gerak harga emas mencoba rebound selama sesi perdagangan Asia kemarin (09/ 03/ 2015) dengan bergerak lebih tinggi setelah index mata uang USD terkoreksi hingga sesi terendah hariannya pada 97.24. Namun sayangnya keuntungan pada harga emas hanya berlangsung sesaat dan kembali mendekati level pembukaan hari Senin (09/ 03/ 2015). Selain itu, adanya kondisi perdagangan saham zona eropa yang melemah turut menunjang penguatan tipis gerak harga emas. Meski demikian, harga emas saat ini tengah berada di kisaran level rendah dalam tiga bulan setelah laporan pekerjaan Amerika yang mendorong harapan kalau The Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunga.

Harga emas diperdagangkan pada kisaran yang sempit selama sesi perdagangan hari Senin, karena minimnya data ekonomi membawa aliran masuk pada perdagangan pasar emas juga menyempit. Emas hanya terfokus pada pergerakkan USD dengan memanfaatkan momentum koreksi setelah mencapai level tertinggi sejak 2003. Asumsi para pelaku pasar adalah The Fed diperkirakan segera menaikkan suku bunga acuannya setelah data ekonomi Amerika cukup baik. Hal ini telah berpengaruh terhadap aset investasi termasuk komoditas emas. Suku bunga yang lebih tinggi bisa menurunkan permintaan termasuk emas. Laporan pekerjaan yang dilaporkan oleh Departeman Tenaga Kerja menunjukkan kalau pengusaha Amerika meningkatkan rekrutmen pegawai. Selain itu, tingkat pengangguran turun ke level terendah sejak Mei 2008. “Data laporan pekerjaan pada Jumat pekan lalu begitu signifikan dari yang diharapkan. Pelaku pasar mulai berpikir kalau The Federal Reserve akan harus mulai mengubah sinyal mereka dalam pertemuan berikutnya,” tutur Analis Citi David Wilson. Mengutip dari laman Reuters, hari Selasa (10/ 03/ 2015) ini, gerak harga emas di pasar spot naik tipis 0,1 % ke level US$ 1.166,72 per ons setelah melemah tajam sejak 1 Oktober 2013. Harga emas untuk pengiriman April ditutup menguat US$ 2,2 per ons ke level US$ 1.164,30. Dilaporkan pula pada hari Selasa (10/ 03/ 2015) ini dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) tetap betah di level Rp 544 ribu/ gram. Untuk harga pembelian kembali logam mulia Antam adalah senilai Rp 486 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 252.300.000, pecahan 250 gram - Rp 126.250.000, pecahan 100 gram - Rp 50.550.000, pecahan 50 gram - Rp 25.300.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.675.000, pecahan 10 gram - Rp 5.100.000, pecahan 5 gram - Rp 2.575.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 544.000. Dilaporkan pula bahwa harga palladium bergerak menguat sebesar 0,5 % ke level $ 819,75 US/ ons. Sementara itu, harga perak di pasar spot turun sebanyak 0,5 % menjadi $ 15,86 US setelah jatuh ke level terendah dalam dua bulan pada $ 15,69 US/ ons. “Para pelaku pasar mencoba untuk menjual emas setelah rilis data tenaga kerja pada Jumat minggu lalu,” demikian kata The Head of Sales TD Securities Global Metals, Steve Scacalossi.

Selain itu, para pelaku pasar juga tengah mencermati perkembangan penyelesaian utang negara Yunani. Pemerintah Yunani akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak untuk memulai diskusi mengenai reformasi Yunani terkait pembiayaan darurat. Ketidak pastian terus menerus yang terjadi atas krisis utang dapat membuat Yunani dikeluarkan dari grup zona eropa. Maka, hal ini bisa meningkatkan permintaan untuk emas ritel. Perdagangan pasar emas hari ini diperkirakan masih akan diperdagangkan pada kisaran yang tidak terlalu besar. Namun meski demikian, potensi penurunan nampaknya masih akan terjadi. Potensi rebound mungkin akan terjadi namun masih akan bertahan dibawah level $1,200 US/ troy ons.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Pasar Tunggu NFP, Laporan Jepang Defisit

Mata uang USD diperdagangkan pada level terendah sejak bulan Ferbuari terhadap mata uang utama akibat spekulasi Federal Resereve akan tetap mempertahankan program stimulus moneter hingga awal tahun depan. Rilis data

Gerak Harga Minyak Bertahan di Kisaran Atas, Pondsterling Tunggu Momentum

Telah dilaporkan pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (28/ 08/ 2015) ini, bahwa tingkat paritas tengah nilai apresiasi mata uang China, yaitu mata uang Yuan, bergerak menguat sekitar

Fundamental 0 Comments

Rilis NFP TaK Dukung USD, Pasar Cepat Respons Kondisi

Pada sesi perdagangan pasar minggu lalu, gerak nilai apresiasi mata uang USD telah dibalikkan arahnya, melemah kuat dan lepas dominasinya terhadap major cureencies. Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image