Kospi Terdongkrak Wall Street, Pelaku Pasar Bersiap Sambut NFP

0a0a_0a0_0002_12651_0a0aaa01_00100504_02665418_nGerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, tengah mendapat angin segar atas Greenback. Hal tersebut terjadi, karena ditopang oleh adanya komentar dari petinggi Federal Reserve, Janet Yellen.

Adanya pernyataan dari Janet Yellen, Gubernur The Fed, tersebut adalah mengenai outlook suku bunga Amerika. Dalam pidatonya pada hari Selasa tersebut, Janet Yellen mengatakan bahwa menurutnya komite kebijakan cukup tepat untuk berhati-hati dalam menyesuaikan kebijakan.

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Aussie telah bergerak menguat sekitar 1 sen atas mata uang USD. Kondisi tersebut terjadi, setelah Janet Yellen menegaskan bahwa dirinya tidak terburu-buru dalam menaikkan suku bunga. Pernyataan dari Janet Yellen dalam pidatonya tersebut, telah menopang gerak nilai harga dari aset bersiko seperti bursa saham, juga termasuk pula dengan gerak nilai apresiasi dari mata uang ber-yield tinggi seperti Aussie.

Dilaporkan dari Selandia Baru bahwa, data persetujuan membangun bulan Februari dan survey sentimen ekonomi regional oleh Westpac McDermott Miller untuk bulan maret dijadwalkan akan dirilis. Dilaporkan pula bahwa pihak Australia dan China juga akan merilis data sentimen konsumen.

Pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu ini, fokus para pelaku pasar akan tertuju pada hasil rilis data tenaga kerja ADP Amerika. Hasil laporan tersebut ditunggu oleh para pelaku pasar, di saat menjelang laporan Non-Farm Payrolls (NFP) pada hari Jumat mendatang.

Gerak nilai harga indeks saham Korea Selatan, Kospi, dilaporkan tengah melanjutkan gerak penguatan dari sesi perdagangan pasar sebelumnya pada hari Rabu (30/ 03/ 2016) ini. Gerak nilai harga saham di bursa Wall Street yang menguat pada sesi perdagangan pasar hari Selasa kemarin telah memberikan sentimen positif pada gerak nilai harga saham di bursa pasar Asia.

Gerak nilai harga saham di bursa Wall Street dilaporkan telah bergerak menguat. Hal tersebut terjadi, setelah pernyataan dari Janet Yellen, Gubernur The Fed. Janet Yellen dalam pidatonya, berusaha meyakinkan pasar jika Federal Reserve akan berhati-hati untuk menaikkan suku bunga selanjutnya.

Setelah adanya komentar dari Janet Yellen tersebut, gerak nilai harga indeks saham Dow Jones dan indeks saham S&P 500 bergerak menguat, rebound hingga ditutup di level harga tertinggi tahun ini. Gerak nilai harga idari ke dua indeks saham Amerika tersebut sebelumnya melemah.

Gerak nilai harga dari indeks saham Kospi tampaknya juga mencapai level tertinggi tahun ini. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham spot Kospi (KS200) bergerak menguat sekitar 0.6% menjadi 247.00. Juga dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Kospi Futures telah diperdagangkan di kisaran level 248.05.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan mengalami koreksi kuat. Gerak nilai harga komoditas emas hitam tersebut, terkoreksi dan melemah jatuh, akibat dari keadaan dimana para investor yang tengah gugup. Para pelaku pasar tngah menantikan hasil rilis data industri yang diekspektasikan akan menunjukkan kenaikan suplai minyak mentah di Amerika.

Data suplai minyak mentah mingguan Amerika, yaitu dari pihak berwenang dari American Petroleum Institute (API) telah menunjukkan adanya angka kenaikan sebesar 2,6 juta barel suplai minyak mentah Amerika pada pekan lalu. Para pelaku pasar akan menantikan konfirmasi resmi dari pihak Energy Information Administration (EIA) pada hari Rabu malam. Hasi rilis data dari pihak EIA sempat diestimasikan akan menunjukkan penambahan suplai minyak mentah sebesar 2 juta barel pada pekan lalu.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah ditutup di level $38.49 US/ barel pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa (29/ 03/ 2016). Hasil penutupan tersebut telah turun sebesar 0,21% bilaamana dibandingkan dengan gerak nilai harga penutupan di sesi perdagangan pasar sebelumnya. Bias bullish untuk jangka pendek dalam rentang area 40.00 dan 37.50.

Adanya faktor dimana pihak Kuwait juga diberitakan telah sepakat dengan pihak dari Arab Saudi untuk melanjutkan kembali produksi bersamanya di kilang Khafji yang memproduksi sampai dengan 300.000 barel/ hari. Para pelaku pasar sempat mengurangi kerugiannya saat pidato Gubernur Federal Reserve menekan gerak nialia apresiasi mata uang USD.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Kondisi Geopolitik Tengah Tegang, Greenback Tersungkur Jelang Thanksgiving

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback mencoba pulih dari kerugian besar pada awal sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, seiring langkah para pelaku pasar yang memangkas posisi

Berita 0 Comments

Yunani Buat Zona Eropa Tak Menentu, Batubara Jadi Andalan

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis (11/ 06/ 2015) pagi ini, gerak harga emas dilaporkan kembali terus melanjutkan gerak penguatan nilai apresiasinya atas mata uang USD. Hal ini

Gerakan Harga Emas Masih Bearish, Keputusan Amerika Dinantikan Pasar

Pada perdagangan di sesi pasar Asia hari ini (Selasa, 01/ 10/ 2013), gerakan harga emas tampak masih melanjutkan penurunan. Harga emas melanjutkan pergerakan turun, akibat spekulasi bahwa aktivitas pemerintah Amerika