Lapoan China Dirilis Positif, Minyak Mulai Merangkak Naik

0a1y01e8947aGerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, telah dilaporkan tampak masih mempertahankan gerak penguatannya atas Greenback sampai dengan sesi perdagangan pasar Amerika. Hal tersebut terjadi, adalah karena berkat adanya komentar yang telah dilontarkan oleh Taro Aso.

Komentar yang telah dilontarkan oleh menteri keuangan Jepang tersebut, telah membuka sinyal atas adanya peluang intervensi dari pihak BoJ. Pada sesi perdagangan pasar Asia hari ini, Taro Aso menyampaikan para pejabat siap menangani perdagangan jika ada pergerakan ekstrim dalam pasar mata uang asing, demikian yang telah tulis Bloomberg.

Komentar ini senada dengan komentarnya dan pernyataan juru bicara pemerintah Jepang pada pekan lalu. Namun, bertolak belakang dengan pernyataan Perdana Menteri Shinzo Abe yang berjanji untuk menghindari intervensi “acak.”

Di sisi lain, harga minyak mentah juga naik lebih dari 3% dibandingkan harga penutupan sebelumnya, dengan harga tertinggi harian mendekati level psikologis $42 per barel. Kenaikan harga minyak mentah ini diikuti pasar saham AS dan penguatan aset-aset berisiko ini membebani perdagangan safe haven Yen.

Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY sempat naik sekitar 0,61% di level 108.59. Kelanjutan gerak penguatan nilai apresiasi mata uang USD/ JPY akan menghadapi resisten terdekat 108.85 sebaliknya support terdekat terlihat di dekat area 108.10.

Gerak nilai harga di bursa saham Jepang dilaporkan tampak bergerak menguat untuk sesi perdagangan pasar hari kedua. Gerak penguatan nilai harga di bursa saham Nikkei, dipimpin oleh sektor komoditas. Hal tersebut terjadi, seiring melemahnya gerak nilai apresiasi mata uang Yen. Hal lain yang turut pula mendukung kondisi tersebut adalah, juga karena setelah menguatnya gerak nilai harga komoditas minyak.

Gerak nilai harga di indeks saham Nikkei dilaporkan tampak sempat menguat sekitar 250 poin atau 1.57% di level harga 16170. Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dilaporkan sempat diperdagangkan di kisaran level 108.58, melemah untuk hari kedua setelah menguat pada hari Senin ke level terkuat sejak Oktober 2014.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan bergerak naik. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah tampak telah bergerak naik untuk hari keempat pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa terhadap prospek bahwa Arab Saudi dan Rusia mungkin akan mencapai kesepakatan untuk membatasi produksi.

Analis dari SMBC Nikko Securities Inc di Tokyo telah mengatakan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak telah rebound dan pasar Amerika mulai pulih. Dengan gerak nilai harga komoditas harga minyak yang bergerak lebih tinggi, lembaga keuangan di Amerika serta masalah kredit perusahaan energi saat ini bisa sedikit bernafas lega. Penjualan saham dari negara-negara produsen minyak bisa dapat dihindari. Para pelaku pasar saat ini berpikir bahwa mereka juga harus kembali berperan aktif di bursa pasar saham Jepang juga.

Laporan nilai eksport China mengalami rebound pada bulan Maret. Hal tersebut terjadi, seiring pemulihan harga komoditas meredam penurunan impor. Laporan eksport China tersebut, menambah bukti mulai stabilnya laju ekonomi dari negara dengan ruang lingkup terbesar ke-2 di dunia.

Laporan Customs General Administration of China hari Rabu telah menunjukkan bahwa, angka ekspor dalam Yuan melonjak 18,7% dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan penurunan 21% pada bulan Februari. Dilaporkan juga bahwa nilai import China telah mencatat penurunan 17-bulan beruntun, meskipun mampu memperkecil penurunan menjadi 1,7%. Yang meninggalkan surplus perdagangan sebesar 194,6 milyar yuan atau setara dengan $30 milyar US.

Rebound dalam ekspor juga mengindikasikan jika perekonomian China mungkin akan menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dari harapan di kuartal pertama, dengan data GDP yang akan dirilis hari Jumat mendatang diprediksi akan menunjukkan ekspansi 6,7%.

Bersama dengan kenaikan harga minyak mentah, data China ini telah mendorong sentimen risiko di pasar Asia. Hingga pukul 09.40 WIB, indeks Nikkei 225 Jepang terpantau menguat sekitar 2,5%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng juga rally 2,1%. Sementara indeks KOSPI Korea Selatan ditutup untuk libur “Assembly Member Elections Day”.

Gerak nilai harga komoditas minyak West Texas Intermediate (WTI) dilaporkan telah bergerak lebih tinggi di awal sesi perdagangan pasar Asia pada hari Rabu. Hal tersebut terjadi, karena para pelaku pasar mencerna laporan cadangan minyak dari kelompok swasta.

Gerak nilai harga komoditas minyak WTI untuk kontrak bulan Mei dilaporkan telah diperdagangkan naik sekitar 3.07% di level $41.60 US/ barel. Gerak nilai harga komoditas minyak WTI memiliki level support terdekat di $40.80 dan level resisten di 42.30.

The American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa cadangan minyak mentah Amerika naik 6.223 juta barel pada pekan lalu. Cadangan minyak suling dilaporkan telah turun 530.000 barel dan cadangan bensin turun 1.58 juta barel. Penurunan di cadangan bensin di Amerika berpeluang meningkat karena semakin dekatnnya musim mengendarai kendaraan.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

FOMC Meeting Penutupan Semester I Tahun Ini Berpotensi Pertegas Arah Pasar Global ke Depan

Pada sesi perdagangan pasar Asia pagi ini, gerak harga emas spot LLG mengalami pergerakan yang masih terbatas, belum bergerak banyak dari posisi penutupan perdagangan tadi. Gerak harga emas spot LLG

Fundamental 0 Comments

Greenback Bertahan Menekan, Nasib Minyak Segera Ditentukan

Tampaknya gerak nilai apresiasi mata uang USD tetap masih mempertahankan gerak penguatannya terhadap major currencies. Kondisi tersebut terjadi, seiring pulihnya kondisi gerak nilai harga di pasar ekuitas yang memberikan sokongan

Fundamental 0 Comments

FOMC Rilis Ditunggu Pasar, Para Pelaku Pasar Tengah Waspada

Pada hari Rabu (17/ 09/ 2014) ini, harga emas bergerak menguat setelah sempat diperdagangkan lebih rendah tadi pagi. Harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih rendah pada awal sesi setelah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image