Laporan OPEC Bertolak Belakang Dengan Rencana, Hang Seng Terhempas

0a1y01e8949yi0oDilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak masih melanjutkan tren positif terhadap mata uang Yen, dengan naik tipis di awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Hal tersebut terjadi, seiring para pelaku pasar Asia merespon minutes pertemuan Federal Reserve bulan September.

Pertemuan The Fed tersebut, mengindikasikan kenaikan suku bunga Amerika sangat mungkin dilakukan sebelum akhir tahun. Meski demikian, namun kehati-hatian menjelang rilis beberapa data regional nampaknya masih membatasi pergerakan nilai apresiasi mata uang USD/ JPY.

Dilaporkan bahwa, pihak Bank of Japan dijadwalkan untuk merilis data tingkat pinjaman bank untuk bulan September. Hasil rilis data tingkat pinjaman bank untuk bulan September BoJ tersebut, diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 2,0%.

Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY terpantau telah sempat diperdagangkan pada kisaran level $104.30 atau sekitar 0,09%. Angka tersebut berada di atas harga penutupan di sesi perdagangan pasar di hari Rabu.

Dilaporkan bahwa hasil rilis data China menunjukkan perlambatan yang lebih tajam. Gerak nilai apresiasi mata uang Yuan yang terus melemah, dan minutes Federal Reserve menguatkan peluang kenaikan suku bunga Amerika, memnjadikan tekanan pada gerak nilai apresiasi mata uang Yuan dan laju ekonomi China.

Dilaporkan dari China, data neraca perdagangan dalam USD diharapkan akan menunjukkan kenaikan surplus. Kenaikan angka surplus data neraca perdagangan dalam USD menjadi $53,00 milyar US pada bulan lalu dengan ekspor turun sekitar 3,0% dan impor meningkat menjadi 1,0%.

Data niaga China yang lebih buruk dari estimasi mungkin akan meningkatkan tekanan pada gerak nilai apresiasi mata uang Yuan. Hal tersebut semakin terdukung, dengan adanya kebijakan larangan sektor properti dari pemerintah China, yang turut pula mengancam laju pertumbuhan ekonomi China.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga saham China Merchants Port Holdings Co. telah bergerak melemah. Hal tersebut terjadi, setelah tingkat ekspor China dilaporkan anjlok 10% bulan lalu. Gerak nilai harga saham milik Cathay Pasific Airways Ltd. Dilaporkan telah turut pula bergerak melemah, dengan anjlok ke level rendah 7-tahun setelah merevisi outlook labanya.

Gerak nilai harga di bursa saham Hong Kong dilaporkan telah bergerak melemah kuat. Gerak nilai harga di bursa saham Hong Kong tumbang ke level rendah 6-pekan.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga indeks saham Hang Seng 33 telah terkoreksi melemah, dengan bergerak anjlok sebanyak 1.5%. Pergerakan tersebut telah membawa pelemahan dari nilai harga indeks saham Hang Seng 33 selama kurun waktu 4 hari terakhir mencapai 3.7%.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah bergerak melemah sejak pagi hari. Hal tersebut dipicu oleh pernyataan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) mengenai level produksi mereka saat ini.

Pihak OPEC mengatakan bahwa tingkat produksi mereka telah mencapai level tertinggi dalam delapan tahun ini. Pelemahan gerak nilai harga komoditas minyak mentah juga diperburuk oleh laporan peningkatan stok minyak mentah Amerika.

Pihak American Petroleum Institute (API) pada hari Rabu kemarin telah melaporkan adanya peningkatan stok minyak Amerika sebesar 2,7 juta barel menjadi total 470,9 juta barel pada akhir minggu lalu. Peningkatan ini merupakan peningkatan yang pertama sejak lima minggu lalu.

Dilaporkan pada hari Rabu (12/ 10/ 2016) oleh OPEC bahwa, tingkat produksinya telah mencapai level tertinggi dan memperkirakan adanya peningkatan level produksi di tahun 2017. Hal tersebut bertolak belakang dengan rencana mereka pada pertemuan - pertemuan sebelumnya untuk membatasi tingkat produksi minyak mentah.

Pihak OPEC juga menambahkan mengenai adanya peningkatan produksi minyak mentah dari produsen non-OPEC sebesar 220,000 barel per hari di bulan September 2016. Peningkatan ini membuat tingkat produksi para produsen ini meningkat menjadi 33.39 barel/ hari. Menjauh dari target kebijakan pembatasan produksi OPEC di level 32.5 barel/ hari.
Pelemahan dari gerak nilai harga minyak mentah ini masih terus berlanjut hingga saat ini. Hal tersebut terjadi, walaupun pihak Rusia telah setuju untuk bergabung dalam kebijakan pembatasan tingkat produksi minyak OPEC.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah diperdagangkan di kisaran level 49.62 dengan level harga support di kisaran level harga 48.20 dan level harga resisten di kisaran level harga 52.50, dengan tingkat terendah nilai harga komoditas mentah masih di kisaran level harga 49.60. Para pelaku pasar masih akan menantikan hasil rilisnya data mingguan stok minyak Amerika yang akan dirilis oleh pihak dari Energy Information Administration (EIA) Amerika nanti.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Kondisi Zona Eropa dan Relly USD Imbaskan Gerak Penguatan Tipis Emas

Gerak harga emas dilaporkan bergerak naik tipis. Hal ini karena didorong oleh adanya gerak reli indeks USD yang tengah berhenti. Gerak harga emas mencoba rebound selama sesi perdagangan Asia kemarin

Fundamental 0 Comments

Pasar Tunggu FOMC, Emas Cenderung Bertahan

Gerak harga emas dilaporkan bergerak melemah pada penutupan perdagangan hari Senin atau pada Selasa pagi ini. Perlemahan gerak harga emas tersebut karena didorong oleh kondisi bursa saham eropa yang bergerak

Berita 0 Comments

Rupiah Terkapar di Level Terlemah sejak 1998 Silam

Nilai tukar Rupiah semakin terpuruk dari hari ke hari. Mata uang Garuda kini terjebak di rekor terendahnya sejak tahun 1998 silam. Sejak pembukaan pasar keuangan Indonesia hari Kamis (05/03), Rupiah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image