Mata Uang USD Terkoreksi, Pasar Bersikap Antisipatif Atas Data Amerika

Mata Uang USD Terkoreksi, Pasar Bersikap Antisipatif Atas Data Amerika

1613975_678907712167263_2080419318_nMata uang USD mulai terkoreksi oleh major currencies lainnya. Imbas atas data Amerika yang lemah membuat mata uang USD sempat bergerak melemah dan memberikan ruang bagi emas untuk kembali meningkat. Dilaporkan bahwa pagi tadi, indeks USD diperdagangkan melemah, turun sebesar 37 pips atau 0.43% pada level 85.55. Indeks USD menyelesaikan sesi perdagangan hari Rabu (01/ 10/ 2014) kemarin dengan kerugian sebesar 4 pips atau 0.05% berakhir pada 85.92. Sementara pasar saham Amerika diperdagangkan anjlok, dengan indeks Dow Jones ditutup turun sebesar 238.19 atau 1.40% berakhir pada 16,804.71. Dalam laporan data ADP semalam juga menunjukkan bahwa pemerintah Amerika telah menambahkan 213K lapangan kerja baru selama periode September, lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 210K (F) dan 204K (P).

Dilaporkan tadi bahwa mata uang yen kembali menguat apresiasinya terhadap mata uang USD pada perdagangan sesi Asia hari ini. Penguatan apresiasi mata uang yen terjadi sejak hari Rabu kemarin. Data aktivitas manufaktur global yang mengecewakan membuat para pelaku pasar mengambil sikap untuk sementara menghindari aset berisiko, dan beralih pada mata uang yen. Dari eropa telah dilaporkan bahwa survei menunjukkan aktivitas manufaktur Jerman berkontraksi untuk pertama kalinya dalam 15 bulan terakhir. Aktivitas manufaktur China tidak menunjukan perubahan di bulan September memberikan gambaran sektor manufaktur China belum memperoleh momentum penguatan kembali. Sementara aktivitas manufaktur Amerika melambat lebih rendah dari estimasi para pelaku pasar. Dilaporkan juga bahwa bursa saham Asia hari ini terpantau merosot tajam mengikuti pergerakan Wall Street pada perdagangan kemarin, dengan tiga indeks utama mencatat penurunan masing-masing lebih dari 1%. Selain sentimen negatif dari Wall Street, demonstrasi yang terjadi di Hong Kong juga turut membebani sentimen pasar.

Para pelaku pasar minggu ini akan fokus pada data Klaim Pengangguran Amerika dan Factory Orders. Pada hari Jum’at (03/ 10/ 2014), data Non-Farm Payrolls Amerika akan menjadi data kunci akhir pekan. Diperkirakan NFP akan dirilis dengan hasil yang lebih baik yakni pada angka 205K dari 134K pada periode Agustus.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Indeks Dollar AS Sentuh Level Tertinggi 11-Tahun Jelang Rapat ECB

Dollar AS meroket ke level tertinggi dalam 11 tahun terakhir terhadap berbagai mata uang utama di hari Selasa, dimana Dollar menyentuh level tinggi 6-pekan vs Euro seiring perbedaan suku bunga

Berita 0 Comments

Retail Sales Data Release Di Bawah Perkiraan, Pasar Tunggu Mark Carney dan Bernanke

Mata uang USD diperdagangkan menguat apresiasinya terhadap mata uang euro dan yen pada hari Senin. Hal tersebut terjadi karena para pelaku pasar kembali mempertimbangkan potensi atas The fed. Para pelaku

Forex News 0 Comments

Para Pelaku Pasar Bersiap Sambut Hasil FOMC, Gerak Nilai Apresiasi USD Relatif Stabil

Telah dilaporkan bahwa, indeks mata uang USD bergerak secara stabil di akhir sesi perdagangan pasar di hari Jumat (12/ 03/ 2016) lalu. Kondisi tersebut terjadi, sebelum memasuki pekan yang penuh

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image