Mendekati FOMC Meeting Minutes, USD Masih Tetap Kuat

10462515_293497884157725_85497840815534023079_nMata uang USD menguat terhadap mata uang Yen di perdagangan sesi Asia hari ini, menjelang dimulainya rapat kebijakan moneter oleh Federal Open Market Committee. Selain itu perkembangan situasi geopolitik di Irak tetap menjadi fokus para pelaku pasar.

Presiden Barack Obama mempertimbangkan bantuan militer untuk mendukung pemerintah Irak. Amerika mengatakan jika diperlukan akan melancarkan serangan udara untuk membantu pemerintah Irak melumpuhkan pemberontakan Sunni. Amerika juga mengkanji kemungkinan kerja sama dengan Iran untuk meredam meluasnnya pemberontakan hingga mendekati kota Baghdad. Pemberontak telah menguasai wilayah utara dan sepertinya hanya menunggu waktu untuk melakukan penyerangan ke Baghdad, ibu kota Irak. Jika Baghdad jatuh ke tangan pemberontak maka ini dapat memuluskan keinginan pemberontakan untuk menguasai Irak. Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki telah mengerahkan kekuatan militer untuk mengatasi pemberontak. Sebagian rakyat Irak juga berpartisipasi menjadi relawan untuk membantu pemerintah mengatasi aksi pemberontakan. Aksi pertempuran kini terpusat di kota Samarra dimana militer Irak dan pemberontak saling menyerang untuk dapat menguasai kota di dekat sungai Tigris tersebut.

Federal Reserve diperkirakan akan kembali memangkas program pembelian obligasi, namun pasar memperkirakan tingkat suku bunga akan dinaikkan paling cepat pada pertengahan 2015. Sementara itu, IMF pada hari Senin kemarin memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Amerika tahun ini menjadi 2% dari estimasi sebelumnya sebesar 2,8% setelah pertumbuhan ekonomi Amerika kuartal I melambat akibat dilanda musim dingin ekstrim. IMF juga memperkirakan kapasitas tenaga kerja penuh Amerika akan dicapai pada tahun 2017, yang memberikan kemungkinan Fed akan mempertahankan tingkat suku bunga menjadi lebih lama. Namun data ekonomi yang dirilis hari Senin kemarin menun jukkan perbaikan ekonomi Amerika pada kuartal ini setelah merosot di kuartal sebelumnya. Produksi manufaktur Amerika pada bulan Mei dilaporkan meningkat dan aktivitas manufaktur wilayah New York menunjukkan peningkatan di bulan Juni. Amerika hari ini akan merilis data inflasi bulan Mei yang diperkirakan tumbuh 0,2% dari bulan sebelumnya, rilis data yang lebih baik dari estimasi berpeluang menguatkan USD lebih lanjut, dan sebaliknya. Mata uang USD/ JPY saat ini diperdagangkan pada kisaran 101.99 atau menguat 0,16%, dengan level terendah harian 101.80 dan tertinggi 102.06.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Aussie Terkendala Data Ekonomi, China Masih Suram

Mata uang Negara Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, dilaporkan pada sesi perdagangan pasar hari Selasa (27/ 10/ 2015) kemarin bergerak melemah. Aussie pada sesi perdagangan pasar kemarin bergerak

Berita 0 Comments

EURUSD Melorot Terkait Situasi Yunani

Nilai tukar EURUSD merosot tajam akibat lonjakan yield obligasi Yunani ke level tertinggi nya sejak obligasi tersebut diterbitkan tahun lalu, akibat sebuah laporan bahwa Yunani sedang mengajukan penundaan pembayaran hutang

Berita 0 Comments

Dollar Pertahankan Penguatannya Sebelum Testimoni Yellen

Dollar masih bergerak lebih kuat terhadap yen setelah kenaikan terbesar dalam satu hari dalam sepekan sebelum ketua Federal Reserve Janet Yellen berikan testimony kepada anggota parlemen AS pada hari ini

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image