Minat Para Pelaku Pasar Sementara Tidak Ke Pasar Emas

Minat Para Pelaku Pasar Sementara Tidak Ke Pasar Emas

Emas diperkirakan hari ini (09/042013) akan diperdagangkan pada kisaran $1,585.50 - $1,566.50. Harga emas yang berada di bawah level 1736.40 menempatkan emas pada wilayah negatif dan cenderung akan bearish lagi. Target koreksi harga emas bisa mencapai lagi level harga terendah 1522.70 sampai level tertinggi 1763.15. Harapan bearish akan berubah apabila harga emas kembali rally ke atas ke level harga 1736.40 dengan target resistance berikutnya di 1746.45. Perdagangan emas ditutup sedikit lebih rendah setelah hampir diperdagangkan flat ditengah minimnya data ekonomi selama awal pekan. Tidak ada berita yang menjadi fokus pasar selama sesi perdagangan kemarin. Pasar hanya sedikit menantikan press conference dari Ben Bernanke yang seprtinya juga tidak memberikan pernyataan yang penting. Faktor fundamental seperti yang sekarang berkembang seperti krisis Yunani yang menyeret zona eropa dalam kesulitan serta recovery ekonomi Amerika melalui perbaikan data tenaga kerja masih menjadi isu hangat yang bisa mempengaruhi pergerakan emas.

Emas masih terkoreksi turun sampai pada hari Selasa ini, karena para pelaku pasar mulai mengurangi kepemilikan aset ke level terendah sejak Agustus, mencari keuntungan yang lebih tinggi di pasar ekuitas. Para pelaku pasar memindahkan uang dari ETF dan mencari kelas aset lainnya, seperti saham, mereka tidak memasukkannya ke dalam uang tunai. Emas telah kehilangan 17 persen sejak mencapai rekor penutupan tahun 2011, mendekati penurunan 20 persen yang biasanya mendefinisikan pasar bearish, di tengah spekulasi bahwa program stimulus bank sentral Amerika, dimana ekonomi mulai pulih. Para pelaku pasar tampaknya mulai agak optimis atas langkah pelonggaran kebijakan moneter yang mungkin akan tetap dilakukan oleh bank sentral utama dunia dalam beberapa waktu ke depan, dan hal ini merupakan faktor dasar yang mampu mendorong permintaan akan emas dan perak dalam jangka panjang. Ben S. Bernanke dalam jumpa persnya mengatakan bahwa pelonggaran kebijakan diantara negara-negara ekonomi di dunia secara umum menguntungkan bagi para negara-negara terlibat. “Sebagian besar negara-negara ekonomi sedang bersiap untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter dan menurut saya hal tersebut bersifat saling menguntungkan”, dikatakannya. Pimpinan Feds, Ben Bernanke mengatakan bahwa pemberlakuan stress test untuk perbankan AS yang dilakukan Feds telah membuat sistem keuangan AS lebih kuat. Berbeda dengan kondisi perbankan AS di 2009 setelah terjadinya krisis keuangan, Bernanke mengatakan bahwa sektor tersebut bergerak pulih untuk pemulihan secara keseluruhan dengan adanya pentingnya sektor kredit untuk pertumbuhan ekonomi. “Pertahanan sektor perbankan menjadi lebih kuat sejak saat itu, dan penggunaan yang lebih intensif dan lebih rumitnya pengawasan terhadap stress test, bersama dengan pengawasan efektifitas proses perencanaan modal bank sendiri, layak mendapatkan pujian atas adanya perbaikan”, dikatakan Bernanke kepada sebuah konferensi yang juga didukung oleh Atlanta Federal Reserve Bank. Langkah awal yang ditetap BoJ pada pekan lalu dalam pelongaran kebijakan moneter merupakan salah satu hal yang mampu mendorong permintaan akan emas fisik oleh Jepang mungkin akan mulai meningkat. Pemimpin IMF, Christine Lagarde, sangat menyambut baik suntikan stimulus moneter yang diberikan oleh Bank of Japan. Lagarde melihat stimulus $1,4 triliun dari  Bank of Japan dapat turut membantu pemulihan ekonomi dunia. Lagarde optimis kondisi ekonomi global tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu. Meski demikian, Lagarde mengingatkan bahwa kebijakan moneter saja tidak cukup untuk mendongkrak kinerja ekonomi. “Kebijakan moneter, termasuk yang tidak konvensional, telah membantu pemulihan ekonomi negara maju sehingga turut berikan dampak positif terhadap perekonomian global. Meski demikian, ada keterbatasan efektifitas dari seberapa banyak sumbangsih yang dapat diberikan oleh kebijakan moneter”, demikian pernyataanya. Sementara itu, bursa saham dunia menguat di sesi London. Indeks Dow Jones futures kini diperdagangkan 14508, menjauhi level rendah harian 14461. Dalam sepekan lalu, mata uang yen melemah tajam setelah BoJ mengumumkan upaya program pelonggaran yang secara agresif bertindak untuk mengakhiri deflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi negara.

Harga emas berjangka kontrak Juni ditutup turun $ 3,40 atau 0,2% berakhir pada $1,572.50 di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Spot emas ditutup turun $5.8 atau 0.37% berakhir pada $1,573.20, sebelumnya harga spot emas sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,581.40 dan serendah $1,567.20. Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal bulan Maret akan dirilis di Washington besok. Apresiasi valuta USD/ JPY diperdagangkan naik mendekati level 101.4 yen yang merupakan level tertinggi sejak April 2009. Spot perak turun 0,3 persen menjadi $ 27,23 per ounce. Platinum turun 0,3 persen menjadi $ 1,532.50 per ounce, sedangkan paladium turun 0,4 persen menjadi $ 729,30 per ounce.

 

About author

You might also like

CFD News

Greenback Tampak Tekan Poundsterling, OPEC Tampak Tak Terdukung

ugg classic tall cyber mondaycoach bags cyber mondaydoes lululemon have cyber monday salesjordan 11 space jam 2016jordan 11 space jamhttp://goart.it/store/yeezy-boost-prezzo.php Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD telah

Forex News 0 Comments

Indikasi Ekonomi Amerika Positif, Gerak Harga Global Market Terkoreksi Tajam

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (08/ 06/ 2015) ini, dilaporkan bahwa gerak harga emas masih mengalami gerak perlemahan dan mencatatkan hasil kerugian dalam tiga hari. Gerak harga

Fundamental 0 Comments

Greenback Tampak Koreksi Kuat, Minyak Terdorong Optimisme OPEC

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD telah terkoreksi. Hal tersebut terjadi, setelah adanya reli level tinggi sejak pertengahan tahun ini. Hasil rilis data perekonomian Amerika yang cukup mengecewakan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image