Minyak Menguat Kembali Setelah Koreksi Minggu Lalu

Minyak Menguat Kembali Setelah Koreksi Minggu Lalu

jalur pipa minyakHarga minyak mentah berjangka bergerak menguat kembali pada pergerakan pasar sesi Asia pada perdagangan hari Senin, setelah disesi sebelumnya minyak mengalami penurunan tajam. Minyak berjangka terkoreksi viagra usa jatuh di minggu lalu, meskipun dari laporan pekerjaan menguat namun ada kekhawatiran permintaan dari komoditi.

Laporan dari Amerika, Departemen Tenaga Kerja mengatakan jumlah orang yang mengajukan klaim pengangguran meningkat sebesar 4.000 menjadi 302.000 pada pekan lalu.Para pelaku pasar telah memperkirakan klaim pengangguran naik sebesar 2.000 menjadi 300.000 di pekan lalu. Data muncul setelah ADP proses penggajian perusahaan mengatakan kerja swasta non-pertanian naik 204.000 bulan lalu, di bawah ekspektasi untuk peningkatan 220.000. Perekonomian menciptakan 212.000 pekerjaan pada bulan Juli. Minyak mentah berjangka di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman pada bulan Oktober, naik 0,20% di level $93,48 US/ barel. Harga tersebut sebelumnya turun sebesar $1,16 US, atau 1,2%, dan menetap di $93.29 US/ barel. Pencapaian harga mingguan, tercatat mencapai 2,8%.

Minyak Brent untuk minggu ini, kontrak minyak Brent di bulan Oktober turun 2,29% atau $2,37 setelah Ukraina menandatangani kesepakatan gencatan senjata dengan pemberontak pro-Rusia, mengambil langkah pertama menuju mengakhiri konflik lima bulan di Ukraina timur. Di London ICE Futures exchange, Brent untuk pengiriman Oktober turun $1,01 US, atau 1% menjadi $100.82 US/ barel. Secara mingguan turun 2.3%. Nymex dirumuskan blendstock bensin untuk Oktober bertahan hampir 2 sen turun 0,6%, di $2.5834 US/ galon. Bensin berjangka mingguan turun 1,5%. Heating oil untuk pengiriman Oktober turun hampir 2 sen, atau 1.4%, untuk $2.8192 US/ galon. Gas alam untuk pengiriman di bulan yang sama jatuh 2.6 sen, atau 0,7% menjadi $3.7930 US/ juta unit termal Inggris.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Pasar Komoditas Terimbas Negatif Akibat Data Rilis Amerika

Pada perdagangan di sesi pasar Asia hari ini, pergerakan harga emas sedang mencoba bangkit lagi dari tekanan pasar. Namun secara keseluruhan emas masih terdepresiasi ditengah dominasi apresiasi mata uang USD

Koreksi Landa Greenback Pada Sesi Minggu Lalu, BoE Tak Buru-buru Naikkan Suku Bunga

Pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat minggu lalu, gerak nilai apresiasi mata uang Sterling terkoreksi anjlok ke titik terendah dalam 3 ½ bulan terhadap mata uang USD. Kondisi pelemahan

Forex News 0 Comments

Rilis Data China Positif Emas Menguat, Euro Masih Terbebani Ancaman Default Yunani

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (01/ 06/ 2015) pagi ini, dilaporkan bahwa gerak harga emas diperdagangkan lebih tinggi. Hal ini terjadi karena meningkatnya aktifitas manufaktur di wilayah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image