OPEC Tetapkan Rencana, Presiden Korea Terkait Oleh Isu Korupsi

0a0a_0aa_0002_22751_0a0aaa01_0022275_08785550_nDilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD yang sempat tertekan terhadap mata uang Yen, kini berbalik menguat di sesi perdagangan pasar Amerika di hari Selasa (22/ 11/ 2016). Hal tersebut terjadi, setelah data menunjukkan penjualan rumah second Amerika di bulan Oktober dilaporkan telah naik.

Hasil laporan penjualan rumah second Amerika dirilis naik mendekati level tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Hasil rilis laporan tersebut menjadi indikasi tingginya permintaan di pasar perumahan.

Pihak dari National Association of Realtors telah melaporkan bahwa, angka penjualan rumah naik secara tahunan yang telah disesuaikan naik 2% di bulan Oktober menjadi 5,60 juta. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah diperdagangkan di kisaran level 111.27, menjauhi level terendah harian di kisaran level 110.26.

Pihak dari Federal Reserve dilaporkan telah beberapa kali memberikan indikasi akan menormalisasi kebijakan moneter. The fed juga tampaknya, kemungkinan akan menaikkan suku bunga di bulan depan. Berdasarakan perangkat FedWatch dari CME Group, pasar melihat probabilitas kenaikan suku bunga di bulan Desember sebesar 100%.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga saham pada sesi perdagangan pasar Asia hari Rabu ini akan berpotensi menguat. Gerak nilai harga saham Asia akan melanjutkan gerak penguatannya, saat penutupan sesi perdagangan pasar kemarin yang dipicu oleh penguatan gerak nilai harga saham di sesi perdagangan pasar Amerika.

Gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225, Jepang, dilaporkan telah dibuka dengan kondisi 0.31% menguat. Penguatan juga diikuti oleh gerak nilai harga indeks saham Kospi, Korea Selatan, yang juga menguat tipis sekitar 0.06% pada permulaan sesi perdagangan pasar Asia hari ini.

Penguatan gerak nilai harga saham pada sesi perdagangan pasar Asia hari ini, mengikuti pola penguatan penutupan sesi perdagangan pasar Amerika sebelumnya. Beberapa analis berekspektasi terhadap kelanjutan momentum penguatan ini hingga penutupan sesi perdagangan pasar Asia nanti.

Para pelaku pasar akan terus memperhatikan dengan seksama, perkembangan pergerakan nilai harga di bursa saham Asia hari ini. Hal tersebut seiring dengan berkembangnya isu negatif terkait dengan presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, dan salah satu orang kepercayaannya, Choi Soon-sil, dalam dugaan kasus korupsi.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah sempat bergerak melemah%, turun ke bawah level harga $48 US/ barel. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah bergerak melemah sekitar 0.20.

Pihak OPEC tampaknya akan membahas mengenai pemangkasan output sebesar 4 - 4.5% untuk semua anggotanya, terkecuali Libya dan Nigeria, pada pekan depan. Meski demikian, namun kesepakatan tersebut akan tergantung pada persetujuan dari Irak dan Iran, yang nampak masih enggan untuk memberikan dukungan.

Tiga sumber OPEC mengatakan pada Reuters bahwa pertemuan grup produsen minyak di Wina hari Selasa telah memutuskan agar pertemuan tanggal 30 November membahas proposal dari Aljazair untuk pemangkasan output. Pemangkasan tersebut akan menurunkan output OPEC lebih dari 1.2 juta barel per hari dari level saat ini, menurut kalkulasi Reuters berdasarkan dari output OPEC bulan Oktober.

Meski demikian, namun sumber tersebut juga mengatakan bahwa perwakilan Iran, Irak, dan Indonesia telah menunjukkan keinginan untuk berpartisipasi dalam apa yang akan menjadi kesepakatan pembatasan produksi. Langkah OPEC dalam melakukan pembatasan produksi saat ini adalah merupakan yang pertama kali sejak 2008.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Nantikan Data Inflasi Pekan Ini, Euro Tertahan di Level Terendah 11 Bulan

Euro menguat terhadap dollar pada perdagangan sesi Asia hari ini, namun masih berada dekat level terendah dalam 11 bulan terakhir. Data inflasi menjadi data yang paling di nanti trader pada

Forex News 0 Comments

Aussie dan Kospi Tertekan, NFP Dinantikan Pasar

Dilaporkan pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat (04/ 03/ 2016) ini bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, tampak mulai melambat atas Greenback. Gerak

Fundamental 0 Comments

Valuta Major Diprediksi Masih Bisa Tekan USD, Suriah Masih Akan Disuplay Senjata Oleh Rusia

Mata uang USD terlempar dari level puncak 7-pekan terhadap euro pada sesi pasar mingu lalu. Hal tersebut terjadi setelah data krusial ketenagakerjaan Amerika mengecewakan para pelaku pasar. Rilis laporan NFP

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image