Pasar Nantikan Pertemuan Bank Sentral, Minyak Koreksi Kembali

0a0aaa011254776Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD telah bergerak melemah dan menyentuh level terendah harian di kisaran level 0.7416. Hal tersebut terjadi, setelah data menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Australia telah berkontraksi di kuartal ketiga.

Pihak berwenang dari Biro Statistik Australia melaporkan bahwa, PDB di kuartal ketiga turun sebesar -0,5% dari kuartal kedua, dan mematahkan ekspektasi kenaikan sebesar 0,2%. Dilaporkan juga bahwa untuk PDB kuartal kedua direvisi naik menjadi 0,6% dari sebelumnya 0,5%.

Kontraksi PDB yang terjadi di kuartal ketiga adalah merupakan yang pertama dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Meski demikian kontraksi PDB tersebut bukan hal yang mengejutkan setelah beberapa analis termasuk dari Morgan Stanley telah memprediksi kemungkinan penurunan pertumbuhan ekonomi Australia.

Pihak Reserve Bank of Australia (RBA) pada Selasa kemarin menyatakan bahwa mereka mempertahankan suku bunga di kisaran 1,50%. Pihak dari RBA mengatakan mengawasi sektor tenaga kerja domestik yang menjadi indikator umum dari pertumbuhan PDB Australia.

Dilaporkan bahwa pertumbuhan tenaga kerja paruh waktu cukup kuat di Australia. Meskipun demikian, namun secara keseluruhan laju pertumbuhan pasar tenaga kerja Australia masih dalam kondisi melambat.

Gerak nilai harga di bursa saham Wall Street dilaporkan telah bergerak menguat pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Gerak nilai harga di bursa saham Wall Street tampak tengah melanjutkan gerak rally pasca-pemilu.

Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones dilaporkan telah bergerak menguat sekitar 35 poin, dengan mencetak rekor tinggi nilai penutupan. Gerak penguatan dari nilai harga indeks saham Dow Jones, dipimpin oleh penguatan gerak nilai harga saham Goldman Sachs.

Gerak nilai harga indeks saham blue-chip juga mencetak rekor tinggi penutupan ke-11 semenjak pemilu. Dilaporkan sebelumnya bahwa gerak nilai harga saham Boeing sempat tertekan setelah presiden terpilih Donald Trump mengancam untuk membatalkan pesanan Air Force One 747 yang baru.

Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan turut bergerak menguat sekitar 0.3%, dengan gerak nilai harga saham perusahaan sektor telekomunikasi bergerak rally sebesar 1.5% dan memimpin gerak penguatan. Dilaporkan juga bahwa gerak nilai harga saham perusahaan sektor energi menghadapi tekanan dari penurunan gerak nilai harga komoditas minyak.

Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq dilaporkan turut serta bergerak menguat naik. Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq bergerak menguat sekitar 0.5%, sementara Russell 2000 dan S&P Mid Cap 400 ditutup di rekor tinggi.

Dilaporkan oleh pihak dari Departemen Tenaga Kerja bahwa, angka produktivitas Amerika di kuartal ketiga naik denga laju tahunan sebesar 3.1%, sementara defisit perdagangan Amerika melebar menjadi $42.6 milyar US.

Tingkat pesanan pabrik bulan Oktober dilaporkan telah dirilis naik sebesar 2.7%. Angka tersebut di atas estimasi sebelumnya yaitu angka kenaikan sebesar 2.6%.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah terkoreksi melemah. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah tergelincir, seiring meningkatnya laporan tingkat produksi Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia.

Hal tersebut kembali meningkatkan keraguan dari para pelaku pasar akan kelanjutan hasil rencana pemangkasan tingkat produksi OPEC dan non-OPEC yang telah disepakati pada pertemuan di pekan lalu. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah sempat diperdagangkan di kisaran level harga $50.96 US/ barel, dengan level support terdekat di 50.26, dan resisten terdekat di 51.57.

Laporan dari Data Reuters menunjukkan bahwa tingkat produksi OPEC untuk bulan November telah meningkat menjadi 34.19 juta barel/ hari. tingkat produksi OPEC untuk bulan November lebih tinggi dibandingkan pada bulan Oktober 2016, yaitu sebesar 33.82 juta barel/ hari.

Pihak dari Rusia melaporkan bahwa tingkat produksi bulan November 2016 mereka adalah sebesar 11.21 juta barel/ hari. Angka tersebut merupakan tingkat produksi tertinggi dalam kurun waktu 30 tahun.

Negara - negara produsen minyak OPEC dan non-OPEC kedepannya akan bertemu kembali pada akhir pekan ini. Pertemuan tersebut diagendakan untuk membahas lebih lanjut terkait kesepakatan pemangkasan tingkat produksi mereka sebelumnya.

Para pelaku pasar saat ini sedang bersiap untuk merespon hasil pertemuan pihak Federal Reserve yang akan dilaksanakan pada pekan depan. Para pelaku pasar juga tempak tengah bersiap menantikan hasil pengumumkan kebijakan moneter dari pihak European Central Bank (ECB) pada hari Kamis.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Gerakan Euro 1.3200 Masih Menyimpan Potensi Koreksi

Walau masih kekurangan volume dan aksi hindar resiko disela-sela pergerakan pasar keuangan, Euro berhasil meraih gain terhadap dollar AS dan siap menutup sesi AS diatas 1.3200. Masih naik diatas 0.4%

Forex News 0 Comments

Akibat Sikap Saling Kritik Para Petinggi AS Aussie Tergerus Turun

Pada perdagangan hari ini mata uang aussie tampak mengalami penurunan terhadap rival-rivalnya, termasuk dolar AS (28/12). Aussie terpukul melemah jelang persiapan para petinggi AS untuk kembali melanjutkan perundingan mengenai cara

Berita 0 Comments

Aussie Terkendala Data Ekonomi, China Masih Suram

Mata uang Negara Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, dilaporkan pada sesi perdagangan pasar hari Selasa (27/ 10/ 2015) kemarin bergerak melemah. Aussie pada sesi perdagangan pasar kemarin bergerak