Perkembangan BoJ Sentiment Dalam Perhatian Para Pelaku Pasar Valuta

Perkembangan BoJ Sentiment Dalam Perhatian Para Pelaku Pasar Valuta

Pergerakan pasar valuta hari ini (04/04/2013), pasar menantikan reaksi BoJ, seberapa agresif Bank of Japan akan menanggulangi deflasi. Sentimen pasar mengarah mereaksi fundamental, dengan  langkah para pelaku pasar melakukan aksi beli di valuta Yen.  Hal tersebut menjadikan arah pasar menjadi bearish dalam apresiasi USD/ JPY. Itulah salah satu alasan mata uang yen mengalami gerakan rally sedikit dalam tiga minggu terakhir terhadap USD dan euro.

USD terakhir di 93,05 ¥, setelah bergerak perlahan turun dari level harga sebelumnya yang tercatat di nilai apresiasi tinggi 93,69 pada hari Rabu (03/04/2013). Harga terkoreksi hampir 4 % dari level harga puncak dalam kurun waktu histori pergerakan harga 3,5 tahun,  dari level harga 96,71 beberapa minggu yang lalu. Hasil pertemuan yang dikeluarka oleh BoJ menuai sentiment yang tidak bagus di pasar. Nomura mengingatkan bahwa Gubernur Haruhiko Kuroda sangat mungkin mencoba menjaga harapan yang tinggi untuk pertemuan berikutnya dalam tiga minggu. Pertemuan BoJ hari ini serta konferensi pers Kuroda akan memberikan dampak pada pasar, dengan liburnya China saat penantian dan harapan akan adanya pelonggaran kebijakan sangat dinanti banyak kalangan. BoJ diperkirakan akan melakukan pembelian obligasi pemerintah, selain langkah lainnya, dilaporkan Dow Jones. Pernyataan BoJ mungkin akan keluar di mulai sesudah 02.30 GMT. Pelaku pasar juga memperhatikan perkembangan kebijakan pertemuan Bank Sentral Eropa dan Bank of England. Kedua bank sentral tidak diharapkan untuk memberikan setiap stimulus baru untuk saat ini, meskipun ECB kemungkinan untuk mencoba dan menenangkan pasar dengan berjanji untuk menjaga sistem perbankan  setelah Siprus dengan krisis keuangan. Penurunan suku bunga dari ECB atau restart program pembelian obligasi tersebut BOE, menjaga investor waspada terhadap euro dan sterling.

Apresiasi cross currency EUR/ JPY, harga tercatat lepas dari level harga rendah mingguan di level 119.10, yang sebelumnya tercatat di perdagangan sesi AS dan sesi London hari Selasa (02/04/2013) di 119.53, ,turun dari tinggi harian di 120.15. Pasangan mata uang tersebut secara perlahan turun dari tingginya bulan maret di 126, saat harga mendekati area 119, terbukti merupakan support saat harga menembus area tersebut dengan bergerak naik di awal bulan Januari. EUR/ USD berada di $ 1,2845, tidak jauh dari palung empat bulan $ 1,2750 menyelami pada 27 Maret. GBP/ USD berada di $ 1,5128, setelah dicelupkan ke level terendah dua minggu dari $ 1,5075. AUD/ USD berada di level harga $ 1,0458 setelah upaya kedua untuk mencapai level di atas $ 1,0500 tidak terjadi. Kejutan terbalik dalam data ritel sales Australia bisa menempatkan Aussie di jalur untuk mencoba kembali ke level harga $ 1,0500, ritel sales Australia diperkirakan meningkat 0,3 persen pada Februari.

 

About author

You might also like

Mata Uang Major Koreksi USD Akibat Laporan Perumahan

Di perdagangan awal pekan ini (Senin. 26/ 08/ 2013), apresiasi mata uang yen di transaksikan menguat terhadap USD. Hal ini dipicu seiring USD merosot dari level puncak 3-pekan pasca rilis

Fundamental 0 Comments

Selesai Profit Taking Manfaatkan Rally USD Sebelumnya, Pasar Menanti FOMC

Tercatat oleh pasar bahwa sedari kemarin pergerakan apresiasi mata uang USD masih pertahankan penurunannya terhadap major currencies. Koreksi perlemahan ini adalah merupakan penurunan terbesar dalam tiga bulan. Hal ini adalahkarena

Forex News 0 Comments

Dollar AS Anjlok Tajam Paska Data Retail Sales

Dollar AS terkoreksi tajam paska rilis data retail sales yang melemah ke -0.6% jauh lebih buruk dibanding estimasi +0.3%. Alhasil pairing EURUSD meroket setelah sempat menyentuh level dibawah 1.0500 sehari

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image