Perlemahan Emas Tertahan kebijakan ECB

Perlemahan Emas Tertahan kebijakan ECB

946646_497573186983383_229394670_nGerak harga emas diperdagangkan melemah setelah indeks USD melonjak mendekati level tertinggi sejak 2 Oktober lalu. Meski demikian keadaannya, harga emas masih bertahan diatas level $1,240.00 US, tertahan pada support kuat trend bullish yang telah terbentuk sejak 10 Oktober. Hal tersebut berakibat adanya kebijakan ECB berkenaan dengan kebijakan QE pada hari Senin lalu sehingga harga emas mampu bertahan di support. Adanya stimulus tambahan pada hari Selasa lalu jugalah yang turut serta mendukung tertahannya perlemahan gerak harga emas pada hari Rabu (22/ 10/ 2014) kemarin.

Para pelaku pasar berpandangan bahwa peluncuran program ini mengharuskan pihak ECB untuk menjadikan emas sebagai jaminan atas assetnya untuk mencetak lebih banyak uang. Sama halnya seperti ketika The Fed meluncurkan QE pada lima tahun terkahir. Yang membedakan dari ke dua kondisi tersebut adalah, gerak kenaikan atau penurunan pada emas tidak akan tampak secara signifikan ketika QE zona eropa diluncurkan karena terbebani oleh kuatnya mata uang USD. Penguatan USD telah menjadikan harga komoditas yang berdenominasikan dengan mata uang USD menjadi lebih mahal, itulah sebabnya mengapa terjadi korelasi tradisional ketika mata uang USD menguat , maka harga emas bergerak melemah. Dilaporkan bahwa harga emas berjangka kontrak Desember di Divisi Comex New York Mercantile Exchange telah menyelesaikan sesi perdagangan pada hari Rabu (22/ 10/ 2014) kemarin, dengan menorehkan angka kerugian sebesar $6.20 US atau 0.50% dengan berakhir pada angka $1,245.50 US/ troy ons. Harga spot emas ditutup turun sebesar $8.40 US atau 0.67% berakhir pada $1,241.30, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,243.65 dan serendah $1,241.05. Dari data ekonomi yang telah dilaporkan, data inflasi Amerika menunjukkan bahwa Consumer Price Index (CPI) Amerika telah mencatatkan nilai kenaikan sebesar 0.1% pada September. Data dirilis tersebut ternyata sama dari perkiraan para pelaku pasar dan juga dari data sebelumnya pada +0.1% (F) dan -0.2% (P). Dibandingkan dengan data pada September tahun lalu, CPI Amerika mencatatkan angka kenaikan sebesar 1.7%. Data dirilis tersebut lebih tinggi dari perkiraan para pelaku pasar dan juga dari data sebelumnya yaitu pada 1.6% (F) dan 1.7%(P). Mengacu pada situs resmi logam mulia, dilaporkan bahwa dengan mengikuti kondisi harga emas global, harga jual emas PT. Aneka Tambang, Tbk. (Antam), turun senilai Rp 1.000/ gram menjadi Rp 524 ribu/ gram pada hari Kamis (23/10/2014) ini. Dalam dua hari ini, harga emas Antam merosot sebesar Rp 2.000/ gram. Harga buyback emas Antam pun juga mengalami penurunan sebesar Rp 1.000/ gram menjadi Rp 473 ribu/ gram. Berikut ini adalah daftar harga emas yang dijual oleh Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 242.300.000, pecahan 250 gram - Rp 121.250.000, pecahan 100 gram Rp 48.550.000, pecahan 50 gram - Rp 24.300.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.175.000, pecahan 10 gram - Rp 4.900.000, pecahan 5 gram - Rp 2.475.000, dan untuk Pecahan 1 gram - Rp 524.000.

Memasuki sesi perdagangan pada hari Kamis (23/ 10/ 2014) ini, para pelaku pasar akan fokus pada rilis data selama sesi perdagangan zona eropa dan pasar Amerika. Data Klaim Pengangguran AS dan serentetan data Survei PMI Manufaktur dan Service Eropa akan menjadi fokus pasar hari ini. Para pelaku pasar akan kembali memperhatikan perkembangan seputar pertemuan FOMC pada akhir Oktober mendatang, untuk menentukan trend lanjutan, setelah gerak rebound dua minggu ini. Tercatatnya angka keuntungan pada pasar dalam dua minggu terkahir merupakan level koreksi dari trend bearish yang terjadi sejak tiga bulan. Harga emas hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,245.30 - $1,231.50. Apabila ternyata gerak harga mampu menembus level supports di $1,180.00 maka harga emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70. Harga emas telah membentuk channel bullish, dan level support emas pada $1,237.60, jika harga emas berkisar dibawah level tersebut maka emas berpotensi mencapai level support berikutnya pada $1,231.50 (S2), dan $1,221.70 (S3). Jika isu seputar negara Yunani mampu membawa imbas positif bagi gerak harga emas maka harga emas diperkirakan akan mampu menguji ke level harga $1,258.10 US.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Kondisi Geopolitik Tengah Tegang, Greenback Tersungkur Jelang Thanksgiving

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback mencoba pulih dari kerugian besar pada awal sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, seiring langkah para pelaku pasar yang memangkas posisi

Komoditas 0 Comments

Greenback Tekan Kuat Sterling, Pasar Cermati Kondisi Ekonomi Global

Gerak nilai apresiasi mata uang Poundsterling dilaporkan telah bergerak melemah terhadap Greenback, sejak pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat minggu lalu. Gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD telah

Forex News 0 Comments

Saham Asia Merangkak Naik, Minyak Koreksi Tipis

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, telah bergerak terkoreksi melemah terhadap Greenback pada sesi perdagangan pasar Asia hari Selasa. Hal tersebut terjadi,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image