Pihak RBA Bersikap Netral, Pasar Bersiap Untuk BoJ dan The Fed

Australian dollar_3Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback telah memperpanjang gerak kerugian terhadap major currencies. Para pelaku pasar menjadi lebih berhati-hati menjelang dilaksanakannya pertemuan kebijakan Federal Reserve dan Bank of Japan (BoJ) yang sangat diantisipasi di minggu ini.

Gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, dilaporkan tengah pertahankan perolehan keuntungan di sesi perdagangan pasar Asia pada hari Selasa (20/ 09/ 2016) ini. Hal tersebut terjadi, setelah hasil rilis risalah Reverse Bank of Australia (RBA) mengisyaratkan sikap netral.

Pihak berwenang Australia mengatakan bahwa, hasil laporan data indeks harga rumah kuartal kedua telah naik sekitar 2,0%, dibandingkan dengan keuntungan 2.% terlihat kuartal-ke-kuartal. Pada saat yang sama, risalah pertemuan pihak berwenang dari RBA telah mengisyaratkan sikap netral setelah menetapkan suku bunga pada rekor terendah 1,50% di pertemuan September.

Para pelaku pasar dalam merespon kondisi tersebut, secara keseluruhan menanti ulasan kebijakan dari pihak BoJ dan The Fed pada hari Rabu. Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang AUD/USD telah sempat bergerak ke kisaran level 0,7540. Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD telah bergerak naik sekitar 0,08%.

Dilaporkan juga bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah sempat diperdagangkan di kisaran level 101,81, turun 0,12%. Gerak nilai indeks USD telah terkoreksi turun sekitar 0,01% pada kisaran level 95,78.

Gerak nilai apresiasi Greenback dilaporkan telah sempat bergerak menguat pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat minggu lalu. Hal tersebut terjadi setelah hasil data rilis menunjukkan bahwa, harga konsumen Amerika naik 0,2% pada bulan Agustus, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan 0,1%.

Tampak bahwa dari tahun ke tahun, harga konsumen naik 1,1%, di atas ekspektasi kenaikan 1,0%. Data yang kuat tersebut memicu spekulasi baru atas kenaikan potensial suku bunga Amerika bulan ini, menjelang pernyataan kebijakan The Fed pada hari Rabu.

Spekulasi pihak dari BoJ berpusat pada tingkat kemungkinan pemangkasan jauh ke wilayah negatif. Para pelaku pasar melihat kesempatan 12% dari kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September.

Gerak nilai harga saham di bursa Sydney dilaporkan telah terkoreksi melemah, jatuh pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Hal tersebut terjadi, setelah adanya hasil rilis risalah pihak berwenang dari RBA yang mengisyaratkan sikap netral, dimana para pelaku pasar dan pasar secara keseluruhan menanti ulasan kebijakan BoJ dan The Fed pada hari Rabu.

Dilaporkan bahwa hasil rilis data harga rumah di Australia untuk kuartal kedua telah naik sekitar 2,0%, dibandingkan dengan keuntungan 2% terlihat kuartal-ke-kuartal. Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga S&P/ASX 200 telah sempat bergerak turun di kisaran 0,22%.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Shanghai Composite telah turun sekitar 0,14%. Gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 dilaporkan tempak tengah melawan tren, dengan bergerak naik sekitar 0,11%.

Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Amerika semalam, gerak niali hargar saham Amerika lebih rendah setelah penutupan di hari Senin, dengan kerugian diderita sektor Telekomunikasi, Kesehatan dan Jasa Konsumen yang memimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di NYSE, indeks saham Dow Jones Industrial Average telah terkoreksi menurun sekitar 0,02%, sedangkan gerak nilai harga indeks saham S&P 500 turun sekitar 0,07%, dan gerak nilai harga indeks saham NASDAQ telah bergerak turun sekitar 0,18%.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Rebound Euro Terhenti, Investor Nantikan Penetapan Suku Bunga Acuan Kamis Mendatang

Mata uang euro yang sempat rebound pada perdagangan kemarin, hari ini kembali melemah terhadap dollar AS (4/2). Euro tergerus turun di tengah anjloknya bursa-bursa saham di kawasan Asia pada sesi

CFD News 0 Comments

Gerak Nilai Harga Minyak Koreksi, Zona Eropa Rentetkan Rilis Data Di Minggu Ini

Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar dalam kurun waktu 2 minggu terakhir ini telah penuh diisi oleh banyaknya rilis kebijakan-kebijakan moneter dari pihak berwenang bank-bank sentral dunia. Kebijakan pelonggaran

Komoditas 0 Comments

Walau Ada Peluang Rebound, Gerak Harga Emas Masih Berat

Pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa (14/ 04/ 2015) kemarin, dilaporkan bahwa gerak harga emas telah menyelesaikan sesi perdagangannya dengan arah gerak harga yang lemah. Gerak harga emas kemarin

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image