Proyeksi Laju Ekonomi China Terpangkas, Yen Kembali Dilirik Para Pelaku Pasar

0a0a_0a0_0002_12651_0a0aaa01_00110504_02765427a_nDilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis ini, gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, bergerak melemah. Gerak nilai apresiasi mata uang Aussie terkoreksi kuat, bergerak anjlok ke level terendah sejak 11 Desember terhadap mata Greenback. Hal tersebut terjadi, di tengah meningkatnya kekhawatiran para pelaku pasar global bahwa laju ekonomi China tengah kesulitan untuk mendapatkan kembali momentum.
Perlambatan gerak laju ekonomi China, tampaknya masih akan menjadi kunci pergerakan nilai aprsiasi mata uang Aussie. Hal tersbut terasumsikan, karena China adalah merupakan konsumen besar bagi Australia.

Kekhawatiran para pelaku pasar akan memburuknya perlambatan ekonomi terbesar di Asia itu kian merebak pada sesi perdagangan pasar hari Rabu kemarin. Kondisi tersebut terjadi ketika pihak People’s Bank of China (PBoC) menurunkan acuan nilai apresiasi mata uang China, yaitu mata uang Yuan untuk hari ke-7 berturut-turut. Langkah PBoC tersebut menghantarkan gerak nilai apresiasi mata uang China menuju ke level terendah 5-tahun.

Mata uang Antipodean ini juga masih mungkin melemah lebih lanjut terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen. Hal tersebut terjadi, seiring kemerosotan gerak nilai harga saham global yang memicu permintaan untuk mata uang safe haven.

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dilaporkan tengah bergerak di dekat level terkuat multi bulanan terhadap major currencies. Gerak penguatan nilai apresiasi mata uang Yen terjadi pada awal sesi perdagangan pasar hari Kamis ini, setelah para pelaku pasar memburu mata uang safe haven. Para pelaku pasar condong untuk memiliki mata uang Yen, di tengah ketidakpastian ekonomi global yang telah meredam minat terhadap aset beresiko.

Ketakutan para pelaku pasar terhadap kondisi kesehatan ekonomi negara China, serta adanya ketegangan geopolitik baru di Timur Tengah telah membuat para pelaku pasar lebih mencari aset aman. Kondisi lain yang turut berkontribusi adalah, adanya pula keadaan dimana langkah militer Korea Utara yang melakukan percobaan senjata nuklir di semenanjung Korea, menambah asumsi pasar untuk memiliki save haven asset.

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD telah terkoreksi melemah sekitar level 117.99 terhadap mata uang Yen, setelah sempat melemah ke 119.67. Gerak nilai apresiasi mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang Euro, dilaporkan sempat menyentuh level terendah dalam kurun waktu sembilan bulan dengan berada di level 127.21 sebelum akhirnya menguat kembali ke 127.44 terhadap mata uang Jepang. Minutes menunjukkan bahwa beberapa pembuat kebijakan menunjukkan kecemasan bahwa inflasi dapat bertahan di level rendah walaupun mereka telah memutuskan untuk naikan suku bunga.

Telah dilaporkan bahwa sesi perdagangan saham China dihentikan untuk sepanjang sesi perdagangan pasar hari Kamis ini. Sesi perdagangan saham China dihentikan, setelah gerak nilai harga indeks CSI300 terkoreksi melemah, bergerak anjlok lebih dari 7% di awal sesi. Kondisi tersebut yang memicu sistem circuit breaker untuk ke-2 kalinya pekan ini.
Kejatuhan gerak nilai harga saham China tersebut turut memacu sentimen risk aversion di pasar Asia, yang sebelumnya telah terbebani oleh kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi China serta penurunan gerak nilai harga minyak. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga Shanghai Composite Indeks telah tercatat melemah. Gerak nilai harga Shanghai Composite Indeks terkoreksi melemah, bergerak anjlok sekitar 7,32% pada saat di-suspend, seiring indeks CSI300 melemah merosot sebesar 7,21%.

Kenaikan atau penurunan gerak nilai harga indeks CSI300 sekitar 5%, akan memicu suspend selama 15 menit. Sementara bila gerak nilai harga indeks CSI300 melampaui gerak nilai harga indeks saham 7%, maka akan membuat perdagangan dihentikan untuk sepanjang sisa hari. Dilaporkan pula bahwa gerak nilai harga indeks saham Hongkong, Hang Seng33, yang tidak memiliki circuit breaker, sejauh ini terpantau telah turun 2,9%.

Darii Jepang, dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 telah kehilangan sekitar 1,8%. Hal tersebut terjadi seiring sentimen terpukul oleh penutupan negatif Wall Street pada sesi perdagangan pasar sebelumnya. Berlanjutnya penguatan gerak nilai apresiasi mata uang Yen terhadap mata uang USD juga terus membebani saham-saham eksportir besar seperti Toyota, Nissan dan Sony. Gerak nilai harga saham perusahaan-perusahaan tersebut telah diperdagangkan melemah, dengan mengalami gerak penurunan harga antara 2% sampai 4%.

Telah dilaporkan pula bahwa, gerak nilai harga indeks saham Korea Selatan, yaitu indeks saham KOSPI terkoreksi turun sekitar 1%. Gerak nilai harga saham perusahaan bebasis teknologi seperti Samsung Electronics, Samsung SDI dan SK Hynix tengah tergelincir ke zona merah. Gerak nilai harga saham-saham defensif, yang mencatat kenaikan tajam pada sesi sebelumnya, juga merugi antara 5% sampai 7%. Sentimen para pelaku pasar juga terganggu oleh klaim Korea Utara pada hari Rabu yang mengatakan telah berhasil melakukan uji coba bom nuklir hidrogen, yang memicu kekhawatiran tentang ketegangan geopolitik baru di semenanjung Korea.

Kondisi ekonomi global diperkirakan masih akan berada di bawah tekanan sepanjang tahun ini. Hal tersebut terasumsikan, seiring perlambatan gerak laju ekonomi di wilayah China yang terdampak dan memperpanjang kemerosotan gerak nilai harga komoditas, sementara kontraksi masih berlanjut di Brazil dan Rusia, demikian menurut World Bank.

World Bank, yang berbasis di Washington, telah menurunkan proyeksi pertumbuhan laju ekonomi dunia untuk tahun 2016. Proyeksi pertumbuhan laju ekonomi dunia oleh World Bank menjadi 2,9% dari proyeksi bulan Juni lalu yaitu sebesar 3,3%. Hal tersebut mengacu dari Global Economic Prospects yang dipublikasikan hari Rabu. Perekonomian dunia juga dilaporkan berekspansi 2,4% pada tahun lalu, lebih lambat dari proyeksi 2,8% pada bulan Juni dan pertumbuhan tahun 2014 yang sebesar 2,6%.

Memburuknya outlook di pasar di wilayah negara-negara berkembang dinilai menjadi salah satu alasan utama pertumbuhan global berada di bawah 3% untuk tahun ke-5 berturut-turut. Dalam kesempatan yang sama World Bank juga memangkas prospek laju pertumbuhan ekonomi China.

Prospek laju pertumbuhan ekonomi China menurut World Bank, untuk tahun 2016, menjadi 6,7%, dari sebelumnya 7%, dan memproyeksikan pertumbuhan 6,5% untuk tahun depan. Mengenai proyeksi World Bank atas laju pertumbuhan ekonomi di Brazil, telah diprediksi akan menyusut 2,5% pada tahun ini, dengan Rusia berkontraksi 0,7%. “Ekonomi global masih akan perlu beradaptasi dengan periode baru pertumbuhan yang lebih moderat di pasar negara berkembang utama, ditandai dengan harga komoditas yang lebih rendah dan berkurangnya arus dari perdagangan dan modal,” demikian kata Kaushik Basu, Senior Vice President dan juga sekaligus Chief Economist dari World Bank.

Adanya kondisi keretakan hubungan antara Iran dengan Arab Saudi telah menjadi hambatan kerjasama antar para produsen minyak. Hambatan kerjasama antar para produsen minyak tersbut untuk menurunkan produksi, serta juga ditambah dengan naiknya stok bensin Amerika membuat gerak nilai harga minyak mentah bergerak turun dalam kurun waktu tiga hari beruntun hingga Rabu. . Dilaporkan bahwa gerak nilai harga minyak mentah pada sesi perdagangan pasar di Rabu, telah berakhir di level 34.05 dengan level tertinggi harian 36.35, dan terendah 33.77.

Pihak dari Energy Information Administration (EIA) telah melaporkan bahwa, stok minyak mentah Amerika turun sekitar 5,1 juta barel pada pekan lalu. Meski demikian, namun persediaan bensin justru naik tajam, yaitu sebesar 10,1 juta barel. Pihak EIA juga telah melaporkan bahwa produksi minyak Amerika mencapai angka 9,22 juta barel/ hari, atau naik 17.000 barel dari pekan sebelumnya.

Data-data yang dirilis dari China sebagai konsumen minyak terbesar kedua di dunia, belakangan kembali menimbulkan kecemasan akan daya serap stok yang melimpah. Sementara para pelaku pasar juga pesimis jika permintaan rendah dari China akan mampu ditutup permintaan dari tempat lain

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Gerak Harga Emas Dibayangi Penguatan USD

Gerak harga emas dilaporkan telah ditutup dengan mencatatkan angka keuntungan tipis selama sesi perdagangan hari Jum’at (13/ 03/ 2015) minggu lalu. Kondisi ini merupakan kondisi dimana perdagangan emas telah bisa

Forex News 0 Comments

EURUSD Melorot Terkait Situasi Yunani

Nilai tukar EURUSD merosot tajam akibat lonjakan yield obligasi Yunani ke level tertinggi nya sejak obligasi tersebut diterbitkan tahun lalu, akibat sebuah laporan bahwa Yunani sedang mengajukan penundaan pembayaran hutang

Berita 0 Comments

Tingginya Permintaan Safe-haven Picu Yen Rally

Nilai tukar yen Jepang terpantau menguat di perdagangan hari Rabu (7/6) terutama akibat meningkatnya permintaan safe-haven serta pelemahan dollar AS setelah data-data ekonomi kembali mengecewakan. Dollar AS (USD) terus mengalami

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image