Sterling Kokoh Merespon Data Manufaktur

Sterling menguat terhadap dollar setelah data menunjukkan aktivitas manufaktur Inggris lebih baik dari perkiraan, sebaliknya aktivitas manufaktur AS lebih buruk dari perkiraan.

Markit melaporkan indeks aktivitas maufaktur Inggris turun menjadi 51,5 di bulan September, dari 51,6 di bulan Agustus, dan lebih baik dari perkiraan ekonom sebesar 51,3. Sentimen psoitif bagi sterling juga datang dari Office for National Statistik yang pada hari Rabu melaporkan konfirmasi pertumbuhan ekonomi Inggris 0,7% pada kuartal kedua, sesuai dengan ekspektasi ekonom dan rilis awal. Data terpisah menunjukkan defisit current account Inggris berkurang menjadi £16,8 milyar di kuartal kedua, dari £24,0 milyar di kuartal pertama.
Sementara itu Institute for Supply Management melaporkan indeks aktivitas manufaktur AS bulan September turun menjadi 50,2 dari 51,2 di bulan Agustus dan dibawah perkiraan analis sebesar 50,8. Sebelumnya Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan jumlah warga yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran naik sebanyak 10.000 menjadi 277.000 dalam sepekan yang berakhir 26 September, dari sebelumnya 267.000, dibandingkan dengan ekspektasi penambahan 6.000.

GBPUSD diperdagangkan dikisaran 1.5134 pad apukul 01.26 WIB, dengan level tertinggi harian 1.5180 dan terendah 1.5106

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Aussie dan Kospi Tertekan, NFP Dinantikan Pasar

Dilaporkan pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat (04/ 03/ 2016) ini bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, tampak mulai melambat atas Greenback. Gerak

Fundamental 0 Comments

Harga Emas Sempat Menggeliat, Faktor Data dan Kondisi Pasar Masih Menekan

Gerak harga emas tampak lemah pada perdagangan hari Jumat (03/ 10/ 2014) ini di sesi pasar Asia, dikarenakan salah satu faktor. Faktor negatif tersebut adalah karena para pelaku pasar fokus

Berita 0 Comments

Mata Uang Major Koreksi USD Akibat Laporan Perumahan

Di perdagangan awal pekan ini (Senin. 26/ 08/ 2013), apresiasi mata uang yen di transaksikan menguat terhadap USD. Hal ini dipicu seiring USD merosot dari level puncak 3-pekan pasca rilis

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image