Sterling Lanjutkan Dominasi Terhadap Dollar

Sterling Lanjutkan Dominasi Terhadap Dollar

Sterling melanjutkan dominasinya terhadap dollar setelah laporan menunjukkan tingkat pengangguran Inggris dalam tiga bulan sampai Februari turun di bawah estimasi pasar. Sementara dollar mendapat tekanan dari pernyataan Janet Yellen yang berkomitmen untuk tetap mempertahakan kebijakan akomodatif untuk mendukung pemulihan ekonomi AS.

Office National Statistic pada hari Rabu kemarin melaporkan tingkat pengangguran Inggris turun menjadi 6,9% dari sebelumnya 7,2% dalam tiga bulan yang berakhir Januari. Tingkat pengangguran bulan Februari tersebut merupakan yang terendah sejak tahun 2009, dan di bawah estimasi pasar 7,1%, serta dibawah batas Bank of England sebesar 7,0%.

Sementara dollar mendapat tekanan setelah pimpinan Federal Reserve, Janet Yellen, menegaskan komitmennya untuk tetap akomodatif, dan meminta investor untuk memperhatikan berbagai data ekonomi AS untuk melihat kapan Fed akan mulai menaikkan tingkat suku bunga.

Yellen mengatakan bank sentral AS berfokus pada kesenjangan antara tingkat pengangguran saat ini dan rendahnya inflasi, dengan tingkat pengangguran serta stabilitas harga yang diinginkan Fed. Tingkat penganguran AS saat ini masih sebesar 6,7% atau 1% dari full employment yang diinginkan Fed sebesar 5,2% - 5,6%, sementara tingkat inflasi juga masih lebih dari 1% dibawah target Fed sebesar 2%. Perekonomian AS dikatakan Yellen membutuhkan waktu dua tahun untuk mencapai target tersebut.

GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6834 menjauhi level terendah harian 1.6793.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Pesimisme Investor Gerus Aussie Pasca Fed-Yellen

Hinga sesi siang di perdagangan hari Kamis (20/3), dollar Australia atau sering disebut dengan Aussie nampak terjebak di teritori negatif setelah semalam terpuruk akibat penguatan dollar AS setelah muncul pernyataan

Berita 0 Comments

Poundsterling Melempem untuk 2 Hari Berturut-turut Akibat Mendinginnya Aktivitas Manufaktur

Mata uang poundsterling Inggris kembali mengalami penurunan pada sesi perdagangan Jumat di Asia (03/01). Poundsterling kemarin anjlok paling tajam dalam 12 minggu terhadap dollar setelah sempat menyentuh posisi paling tinggi

Komoditas

Greenback Terdongkrak Rilis Data Perumahan, Minyak Terjerembab Lagi

Black Yeezysadidas yeezy 350 boostNew Yeezy ShoesKanye West New ShoeYeezy RestockYeezy 3 Adidasadidas yeezy boost 350 wholesaleYeezy Boost 750yeezy boost 350 for saleAdidas Yeezy Boost 350 For SaleThe Yeezysyeezy 750

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image