Sterling Pertahankan Penguatan Jelang Data Sektor Jasa

Sterling Pertahankan Penguatan Jelang Data Sektor Jasa

Pada perdagangan kemarin sterling berhasil menguat terhadap dollar dan menghentikan penurunan dalam lima hari beruntun setelah data aktivitas konstruksi Inggris menunjukkan peningkatan. Aktivitas sektor konstruksi Inggris pada bulan Januari menyentuh angka 64,6 jauh di atas ekspetasi sebesar 61,6, dan dari bulan sebelumnya 62,1.

Sterling sebelumnya mulai melemah terhadap dollar pasca Federal Reserve kembali memutuskan mengurangi stimulus moneter sebesar $10 miliar menjadi $65 miliar per bulan. Sedangkan gubernur Bank of England, Mark Carney, mengatakan pemulihan ekonomi Inggris harus terus berlanjut sebelum kebijakan moneter diperketat, yang mengikis kembali ekspektasi percepatan kenaikan suku bunga. Sentimen negatif tersebut kemudian diperburuk dengan data aktivitas manufaktur untuk bulan Januari yang dirilis pada hari Senin turun menjadi 56,7 lebih rendah dari ekspetasi sebesar 57,1, membuat sterling anjlok tajam terhadap dollar.

Data akitivitas sektor jasa Inggris yang akan dirilis hari ini kemungkinan memberikan peluang pemulihan lebih lanjut. Aktivitas sektor jasa Inggris untuk bulan Januari diperkirakan sebesar 59,1 naik dari bulan sebelumnya sebesar 58,8. GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6326.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Harga Emas Bergerak Merambat, Pasar Was-was atas Yunani

Dilaporkan bahwa gerak harga emas sesi perdagangan hari Senin (20/ 04/ 2015) ini, tengah merangkak naik dari posisi terendah yang terjadi selama beberapa waktu terakhir. Hal tersebut terjadi setelah Amerika

Forex News 0 Comments

Yen Tekan USD, Pasar Tunggu Rilis Data Pengangguran

Mata uang USD kembali diperdagangkan melemah terhadap mata uang utama jelang data klaim pengangguran dirilis hari ini. Mata uang Amerika ini sebelumnya melemah akibat tanda-tanda terganggunya pertumbuhan ekonomi negara adhidaya

Berita 0 Comments

Euro Terpuruk, Aussie Ditopang Oleh Data

Euro diperdagangkan sekitar 0.4% dari level terendah terhadap dollar sejak bulan November seiring investor menumpuk posisi bearish terhadap euro menjelang pertemuan bank sentral Eropa pekan ini. Euro melemah sebanyak 3.2%

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image