USD Berjaya Bulan Lalu

USD Berjaya Bulan Lalu

166752_458204154250995_1147090063_nPada sesi pasar hari Senin (3/ 11/ 2014) ini, dilaporka bahwa apresiasi mata uang USD kembali menguat terhadap mata uang yen di awal pekan bulan November. Penguatan ini memperpanjang rally pada pekan lalu setelah Bank of Japan mengucurkan stimulus moneter tambahan yang menekan nilai tukar yen. BOJ telah mengejutkan pasar pada hari Jumat minggu lalu dengan menaikkan monetary base menjadi 80 triliun yen/ tahun, dari sebelumnya 60 triliun - 70 triliun yen. Penambahan stimulus moneter tersebut dilakukan untuk mencapai target inflasi sebesar 2%, dan BoJ mengatakan akan melakukan penyesuaian kebijakan jika diperlukan. Telah dilaporkan bahwa nilai indeks Nikkei masih menguat di hari pertama di awal minggu ini, meskipun dari bank Japang ditutup karena libur memperingati hari budaya. Mata uang yen yang dipandang oleh para pelaku pasar sebagai safe haven semakin terpukul setelah Government Pension Investment Fund Jepang mengatakan akan menambah kepemilikan saham domestik maupun asing, dua kali lipat dari sebelumnya, dan berinvestasi di aset alternatif.

Juga pada minggu lalu, dilaporkan bahwa Federal Reserve telah memutuskan untuk mengakhiri program pembelian obligasi per bulan atau yang dikenal dengan Quantitative Easing (QE), dan memberikan sinyal optimis ke pasar bahwa The Fed tidak terlalu khawatir dengan pelambatan ekonomi global, inflasi yang rendah dan gejolak pasar keuangan. The Fed juga menambahkan jika perekonomian terus meningkat lebih cepat dari ekspetasi maka kenaikan suku bunga pertama dapat terjadi lebih cepat dari yang diharapkan. Dilaporkan bahwa mata uang euro kembali melemah apresiasinya terhadap mata uang USD dan tengah berada pada level terendah dalam dua tahun terakhir. Perbedaan kebijakan moneter antara European Central Bank atau ECB dengan Federal Reserve terus memberikan tekanan bagi mata uang gabungan 18 negara zona eropa tersebut. Langkah yang diambil oleh ECB pada dua pekan lalu dengan mulai membeli covered bonds yang merupakan bagian dari program stimulus moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi zona eropa dan meredam risiko deflasi. Selain itu dari Reuters melaporkan bahwa ECB tengah bersiap untuk membeli obligasi korporasi di pasar sekunder. Keputusan untuk membeli obligasi korporasi akan di ambil paling cepat bulan Desember, dan pembelian akan mulai dilakukan awal tahun depan.

Mata uang Inggris, poundsterling, dilaporkan tengah bergerak rebound terhadap mata uang USD pada sesi perdagangan pasar eropa hari ini. Hal ini terjadi setelah sebelumnya mata uang poundsterling terus tertekan apresiasinya pada perdagangan sesi Asia hari ini. Mata uang Inggris yang telah membukukan penurunan dalam empat bulan terakhir tersebut kini berada dekat level terendah dalam 11 bulan terakhir. Data aktivitas manufaktur baik dari Inggris maupun Amerika akan menjadi fokus para pelaku pasar hari ini. Markit Sore akan merilis data aktivitas manufaktur Inggris bulan Oktober yang diperkirakan menurun tipis menjadi 51,5 dari bulan sebelumnya 51,6. Kemudian disusul dengan ISM pada malam hari yang akan merilis data aktivitas manufaktur Amerika yang juga diperkirakan turun tipis 56,5 dari bulan sebelumnya 56,6.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Aksi Taking Profit Warnai Pasar Kemarin Di Perdagangan Emas

Harga emas ditutup dengan harga cenderung menetap pada sesi perdagangan hari Kamis (03/ 10/ 2013) kemarin. Komoditi emas sempat diperdagangkan hingga level harga rendahnya di 1,301.95 USD selama sesi perdagangan

Forex News 0 Comments

Sterling Menguat Atas Greenback, Minyak Terancam Koreksi

Gerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, dilaporkan tengah bergerak menguat atas Greenback pada sesi perdagangan pasar di hari Senin. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang

USD Masih Akan Dominasi Apresiasi Atas Major Currencies

Mata uang USD masih mendominasi tekanannya baik terhadap major currencies maupun komoditas. Telah dilaporkan bahwa mata uang USD bergerka menguat pada sesi dua pasar amerika, setelah data PMI Manufaktur Amerika

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image