USD Kemarin Sempat Koreksi, Data NFP Dinantikan Pasar

USD Kemarin Sempat Koreksi, Data NFP Dinantikan Pasar

10570438_754492561275444_52461181166959978981_nPada sesi penutupan pasar hari Kamis (02/ 10/ 2014) kemarin, dilaporkan bahwa indeks USD terkoreksi tajam dari level tertinginya sejak setahun terakhir. Mata uang USD terkoreksi cukup besar untuk kedua kalinya sejak tiga bulan terakhir. Indeks USD pada sesi perdagangan hari Kamis (02/ 10/ 2014) kemarin dengan kerugian sebesar 25 pips atau 0.29% berakhir pada 85.67. Dilaporkan bahwa dalam data yang dirilis semalam, klaim pengangguran Amerika mengalami penurunan sebesar 8,000 klaim menjadi 287.000 klaim selama periode minggu lalu. Laporan klaim yang telah dirilis tersebut adalah lebih baik dari perkiraan para pelaku pasar sebelumnya yaitu pada 297K (F) dan 295K (P). Perkiraan menguatnya kondisi pasar tenaga kerja Amerika tersebut telah menegaskan kembali bahwa pemulihan para pelaku pasar akan terus berlanjut, yang mana dampak utama dari meningkatnya para pelaku pasari akan membawa penguatan bagi USD. Pada hari Rabu kemarin, sebuah laporan resmi dari Automatic Data Processing atau ADP menyatakan bahwa nonfarm Amerika telah alami peningkatan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 213.000 pekerjaan di bulan September, dari 204.000 di bulan sebelumnya. Hasil tersebut telah menjadi acuan para pelaku pasar sebelum dirilisnya data resmi dari pemerintah mengenai kondisi terakhir pasar tenaga kerja di Amerika.

Pengumaman kebijakan ECB dalam peluncuran program kebijakan moneter juga telah memberikan kontribusi yang membuat mata uang USD terkoreksi. Hasil pertemuan ECB yang telah dilaporkan, pihak European Central Bank mengumumkan bahwa mereka akan melakukan program pembelian aset (ABS/Assets Backed Securities) setidaknya selama periode dua tahun. Langkah kebijakan tersebut dilakukan oleh ECB dengan tujuan untuk merangsang laju inflasi menjadi lebih tinggi dan mendorong pertumbuhan para pelaku pasari dikawasan Eropa. Kepala ECB, Mario Draghi, mengungkapkan bahwa bank akan memulai pembelian aset pada pertengahan Oktober dengan total penggelontaran dana berkisar pada 1 trilliun Euro. Draghi mengungkapkan bahwa pemulihan para pelaku pasari zona eropa pada dasarnya lemah, rapuh dan tidak merata. Dia melihat inflasi tetap pada tingkat rendah selama beberapa bulan mendatang dan akan meningkat secara bertahap pada tahun 2015 dan 2016. Di Asia, para pelaku pasar fokus pada kekhawatiran kerusuhan yang terjadi Hong Kong. Chief Executive Hong Kong Leung Chun-ying mengatakan bahwa demonstasi yang dilakukan oleh masyarakat Hong Kong terus melumpuhkan kegiatan sebagian besar kota.

Apresiasi mata uang AUD melemah terhadap mata uang USD pada perdagangan sesi Asia hari ini, Meski demikian, aussie memiliki peluang untuk bisa menghentikan pelemahan apresiasi yang terjadi pada tiga pecan terakhir yang beruntun. Apresiasi aussie menguat pada perdagangan kemarin setelah Biro Statistik Australia melaporkan persetujuan membangun di bulan Agustus naik 3,0% dari bulan Juli, menjadi kenaikan tertinggi sejak bulan Mei. Data lain yang dirilis Biro Statistik Australia hari ini menunjukkan defisit neraca perdagangan yang menipis menjadi $787 juta Austarlia di bulan Agustus, dari bulan sebelumnya sebesar $1,08 miliar Australia. Juga dilaporkan pada sesi perdagangan hari ini, data aktivitas sektor jasa China sedikit membebani pergerakan aussie. National Bureau of Statistics dan China Federation of Logistics and Purchasing melaporkan indeks aktivitas sektor non-manufaktur turun menjadi 54,0 dari bulan Agustus sebesar 54,4. Meski masih berkespansi namun pelambatan tersebut memeberikan tekanan bagi pemerintah China untuk memberikan stimulus tambahan, setelah sektor manufaktur juga belum menunjukkan peningkatan ekspansi.

Para pelaku pasar hari ini akan fokus sesi pasar Amerika. Pada sesi pasar Amerika akan dirilis laporan data Non-Farm Payrolls yang akan menjadi data kunci akhir pekan ini. Fokus para pelaku pasar hari ini tertuju pada data data NFP Amerika yang diperkirakan oleh para pelaku pasar adalah sebesar 216.000. Angka prakiraan para pelaku pasar tersebut merupakan rebound dari kemerosotan bulan Agustus sebesar 142.000. Data lain yang akan dirilis dari Amerika hari ini adalah tentang tingkat pengangguran yang diperkirakan tetap sebesar 6,1%, neraca perdagangan dan indeks aktivitas sektor non-manufaktur. Pada perdagangan kemarin mata uang USD tetap melemah meski klaim tunjangan pengangguran mingguan turun dan lebih rendah dari estimasi. Jika data NFP dirilis lebih rendah dari estimasi maka mata uang USD kemungkinan akan kembali melemah.

About author

You might also like

Yen Terkoreksi Oleh Major Currencies, Para Pelaku Pasar Tunggu Rilis Data Minyak

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dilaporkan telah diperdagangkan dengan keadaan cenderung melemah terhadap major currencies lainnya pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah adanya

Berita 0 Comments

Emas Diperkirakan Akan Menggeliat Jelang FOMC

Pada sesi pasar hari Rabu (29/ 10/ 2014) siang ini, gerak harga emas telah bergerak kembali menguat tipis ditengah kekhawatiran pasar terhadap pertemuan kebijakan moneter The Fed. Gerak harga emas

Komoditas 0 Comments

Yen Diminati Trader, Dampak Trump Pecat Kepala FBI

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback telah bergerak melemah di sesi perdagangan pasar Asia pada hari Rabu. Dilaporkan juga bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Yen telah bergerak lebih tinggi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image