USD Respons Negatif Apresiasi Major Jelang Persiapan Rilis Data Amerika

USD Respons Negatif Apresiasi Major Jelang Persiapan Rilis Data Amerika

bursa-wallstreetMata uang USD diperdagangkan melemah terhadap mata uang yen setelah diterpa aksi profit taking setelah menyentuh level tertinggi dalam enam bulan terakhir, mejelang dirilisnya data-data ekonomi penting Amerika. USD menyentuh level tertinggi dalam enam bulan terakhir pada perdagangan Jumat.

Data-data ekonomi penting dari Amerika akan dirilis pekan ini, diantaranya non-farm payrolls, GDP, dan indeks manufactur PMI, yang dapat memberikan gambaran seberapa kuat perekonomian Amerika dapat menahan pengurangan stimulus. Apresiasi USD/ JPY diperdagangkan pada kisaran 102.41 dengan level tertinggi harian 102.58 dan terendah 102.21. Apresiasi USD juga melemah terhadap aussie setelah data ekonomi dari China yang merupakan mitra dagang utama Australia dirilis lebih baik dari perkiraan sebelumnya. Data ekonomi Australia juga menunjukkan hasil yang positif. Indeks manufaktur PMI China pada bulan November sebesar 51,4 lebih tinggi dari eskpetasi ekonom sebelumnya sebesar 51,2. Sementara indeks manufaktur final China yang dirilis HSBC juga meningkat menjadi 50,8 dari rilis awal sebesar 50,4.

Dari negeri kangguru pagi ini merilis data building approvals untuk bulan Oktober sebesar -1,8% lebih baik dari perkiraan sebesar -4,3%. Data lain menunjukkan company operating profits untuk kuartal ketiga sebesar 3,9% diatas perkiraan sebesar 1,1%. Apresiasi mata uang AUD/ USD saat ini dperdagangkan pada kisaran 0.9154 dengan level tertinggi intraday 0.9161 dan terendah 0.9043.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Aussie Paling Banyak Mereaksi Greenback, Minyak Terus Bergerak Menguat

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Dollar Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, bergerak menguat menuju angka kenaikan terbesar dalam kurun waktu empat pekan. Hal tersebut terjadi, setelah

Kebijakan The Fed Tak Kuasa Tahan Deflasi

Mata uang yen mengalami pelemahan apresiasinya terhadap USD hingga menyentuh level harga 100.93 di awal sesi perdagangan pasar Asia. Pelemahan yen juga disebabkan oleh adanya publikasi data yang menunjukan meningkatnya

Berita 0 Comments

Kecenderungan Pelaku Pasar Beresiko Tak Lirik Emas, Indonesia Rilis Kebijakan

Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar hari kamis (27/ 08/ 2015) ini, gerak nilai apresiasi mata uang Yen, mata uang milik Jepang, tengah tertekan terhadap USD. Hal ini terjadi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image