USD Terkoreksi Aksi Profit Taking, PAsar MAsih Yakin Penguatan USD Ke Depan

USD Terkoreksi Aksi Profit Taking, PAsar MAsih Yakin Penguatan USD Ke Depan

1000576_557561304301905_452623597_nDilaporkan bahwan pada sesi pasar Amerika hari Senin (06/ 10/ 2014) kemarin, nilai indeks USD telah terkoreksi hampir 50% dari sesi tertinggi hariannya. Indeks USD ditutup naik sebesar 56 pips atau 0.65% berakhir pada 86.23 setelah sebelumnya sempat mencapai level tertingginya pada 86.69. Di minggu ini merupakan hari - hari yang penuh dengan spekulasi pasar karena banyak pelaku pasar yang menilai bahwa saat ini adalah merupakan minggu terkahir sebelum Federal Reserve Amerika akan mengakhiri program pembelian aset QE3.

Mata uang USD terdepresiasi pada hari Senin kemarin karena dipicu oleh para pelaku pasar yang melakukan aksi profit taking atas rally yang telah terjadi pada hari Jumat lalu. “Beberapa aksi profit taking terjadi mengingat kuatnya rally Dollar, terutama terhadap euro,” demikian yang dikatakan oleh kepala strategi pasar, Joseph Trevisani, pada Worldwide Markets di Woodcliff, New Jersey.

Seperti telah diketahui, gerak rally mata uang USD terjadi setelah data pekerjaan Amerika yang solid telah memperkuat ekspektasi pasar atas harapan terjadinya kenaikan suku bunga The Fed pada pertengahan 2015. Meskipun telah membukukan kenaikan mingguan ke-12 beruntun sejak awal Juli, yang merupakan penguatan terpanjang dalam lebih dari 40 tahun, para pelaku pasar percaya jika apresiasi mata uang USD masih akan terus berlanjut penguatannya seiring potensi pertumbuhan ekonomi Amerika yang lebih cepat dibandingkan di kawasan eropa, negeri Jepang serta negara China yang tengah menunjukkan tanda-tanda perlambatan.

Fundamental pasar pada minggu ini akan memasuki musim laporan keuangan perusahaan periode kuartal ketiga. Banyaknya jadwal laporan keuangan akan mendorong meningkatnya spekulasi dipasar saham Amerika dan berpotensi memberikan tekanan turun pada pasar emas karena peralihan aset. Para pelaku pasar minggu ini akan fokus pada beberapa data ekonomi. Ada banyak pertemuan Bank Sentral selama sepekan depan diantaranya Australia, Eropa dan Inggris. Dari seluruh pertemuan, pertemuan ECB akan menjadi pertemuan yang akan memberikan dampak besar bagi pasar emas.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Nantikan Data Inflasi Pekan Ini, Euro Tertahan di Level Terendah 11 Bulan

Euro menguat terhadap dollar pada perdagangan sesi Asia hari ini, namun masih berada dekat level terendah dalam 11 bulan terakhir. Data inflasi menjadi data yang paling di nanti trader pada

CFD News 0 Comments

BoE Diterpa Isu, Minyak Tampak Melemah

Dilaporkan bahwa Gubernur Bank of England (BoE), Mark Carney, berada dalam tekanan untuk mengundurkan diri sebelum berakhir sebelum masa kerjanya berakhir oleh para pendukung Brexit. Mark Carney dianggap mendukung Inggris

Greenback Tampak Koreksi Kuat, Minyak Terdorong Optimisme OPEC

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD telah terkoreksi. Hal tersebut terjadi, setelah adanya reli level tinggi sejak pertengahan tahun ini. Hasil rilis data perekonomian Amerika yang cukup mengecewakan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image