Waktu FOMC Semakin Dekat, Gerak Emas Cenderung Di Kisaran Bawah

Waktu FOMC Semakin Dekat, Gerak Emas Cenderung Di Kisaran Bawah

FederalReserveTelah dilaporkan pada hari Rabu (18/ 03/ 2015) ini bahwa gerak harga emas tengah bergerak melemah, jatuh ke level harga terendah dalam empat bulan. Hal ini karena dipicu oleh kegelisahan pelaku pasar menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve yang mungkin menawarkan petunjuk lebih lanjut untuk mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika di pertengahan 2015. Dilaporkan bahwa komoditas emas telah diperdagangkan melemah pada sesi perdagangan pasar Amerika semalam. Gerak harga emas mencapai level terendah hariannya pada $1,142.630 US menyusul adanya rilis data laporan Building Permits Amerika. Hasil laporanĀ Building Permits Amerika dirilis dengan hasil yang cukup baik dan mampu mengangkat mata uang USD dari sesi terendah hariannya pada kisaran 99.21.

Perdagangan emas hanya mampu untuk bergerak dalam kisaran yang sempit selama sesi peragangan Asia berjalan hingga pada sesi perdagangan pasar Eropa pada hari Selasa (17/ 03/ 2015) kemarin, tidak mendapatkan dukungan yang cukup kuat untuk naik meski USD bergerak lebih rendah sepanjang awal sesi pasar Asia hingga Eropa. Komoditas emas tengah kehilangan daya tarik atas pasar, sebab para pelaku pasar bersiap dan waspada menjelang rencana The Fed memulai pertemuan dua hari di mana banyak pelaku pasar mengharapkan mereka membuat keputusan tentang kenaikan suku bunga melalui pernyataan akhirnya. Itu akan menempatkan emas menjadi selangkah lebih dekat untuk mencapai kenaikan pertama sejak 2006. “Kami mengharapkan emas untuk jatuh lebih jauh jika The Fed menghilangkan kata `pasien` dari pernyataan mereka, dan tindakan perdagangan bisa sangat fluktuatif bagi pelaku pasar,” kata Naeem Aslam, Kepala Analis Broker Online AvaTrade. Dia memperkirakan bahwa gerak harga emas bisa mencapai posisi terendah sekitar level harga $ 1.058 US/ ons. Gerak harga emas di pasar spot dilaporkan telah turun ke posisi terendah di kisaran harga $ 1.142,86 US/ ons dalam perdagangan sebelumnya, terendah sejak 7 November, dan turun sebesar 0,6 % menjadi $ 1.147,06 US pada penutupan perdagangan. Gerak harga emas berjangka Amerika untuk pengiriman April telah dilaporkan turun sebanyak $ 5 US menjadi $ 1.148,20 US/ ons. Dilaporkan pula dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, gerak harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) turun Rp 1.000/ gram lebih murah menjadi Rp 541 ribu/ gram pada hari Rabu (18/ 03/ 2015) ini. Demikian pula dengan harga pembelian kembali emas Antam. Harga buyback emas Antam dilaporkan turun hingga sebesar Rp 3.000 menjadi Rp 484 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 250.800.000, pecahan 250 gram - Rp 125.500.000, pecahan 100 gram - Rp 50.250.000, pecahan 50 gram - Rp 20.250.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.600.000, pecahan 10 gram - Rp 5.070.000, pecahan 5 gram - Rp 2.560.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 541.000. Dilaporkan juga bahwa harga perak untuk segera pengiriman sedikit berubah pada $15.5709 US/ ons. Untuk harga platinum dilaporkan naik sebesar 0,4 % menjadi $1,100.25 US/ ons setelah merosot ke level harga $1,089.43 US. Palladium dilaporkan harganya bergerak sedikit berubah yaitu pada kisaran harga $763.83 US/ ons. Sampai saat ini, gerak harga emas diperdagangkan di level dekat rendah, dikarenakan para pelaku pasar menunggu dinihari nanti atas pengaruh dari keputusan kenaikan suku bunga Amerika.

Diperkirakan bahwa pada sesi perdagangan hari ini, para pelaku pasar akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes Amerika dini hari nanti. Para pelaku pasar hendaknya selalu waspada dan fokus pada pergerakkan indeks USD sepanjang sesi perdagangan hari Rabu ini. USD nampak diperdagangkan flat hingga menjelang pertemuan The Fed malam ini dan jika USD mampu merespon dengan baik pertemuan tersebut dengan positif maka USD akan berpotensi menguat tajam dan gerak harga emas berpotensi untuk melemah dan bergerak turun secara tajam. Suku bunga yang lebih tinggi memang bisa membuat permintaan untuk aset seperti emas berkurang. “Terbukti, pedagang terkesima tentang prospek kenaikan suku sebelumnya dari Federal Reserve dan dampaknya terhadap USD,” kata analis teknis Forex.com, Fawad Razaqzada, di London. Fawad Razaqzada juga mengatakan bahwa jika The Fed menjatuhkan kata “pasien” melalui pernyataannya, ini bisa melambungkan USD dan menekan aset di greenback seperti emas dan perak. “Saya masih mengharapkan beberapa reaksi negatif tapi mungkin kita 90 % di sana untuk satu dan perhatian akan mulai bergerak pada bagaimana tingkat cepat akan meningkat,” kata analis Macquarie Matthew Turner.

About author

You might also like

Umum 0 Comments

Microsoft-Nokia, Perkawinan Beda Strata

Microsoft pekan ini akhirnya sukses menuntaskan proses pengambilalihan Nokia, raksasa produsen ponsel asal Finlandia. Kabar ini menjadi semakin kolosal karena melibatkan ‘mahar’ senilai 79 triliun Rupiah ($7.2 miliar) dalam klausul

Berita 0 Comments

Jerman Dongkrak Apesiasi Euro

Mata uang euro ditutup sedikit menguat apresiasinya terhadap USD selama sesi perdagangan kemarin (Selasa, 07/ 05/ 2013). Hal ini terjadi setelah sempat bergerak naik dan mencapai titik resistance pada 1.3115.

Berita 0 Comments

Pengunduran Summers Dan Perkiraan Langkah The Fed Imbas Pasar, Emas Sempat Rebound Setelah Koreksi

BursaBerjangka emas pada awal perdagangan minggu ini mengalami kenaikannya lagi setelah berita pengunduran diri Lawrence Summers dari pencalonan menjadi kepala bank sentral Amerika pengganti Ben Bernanke pada akhir pekan kemarin.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image