Yen Melambung Jelang Referendum Crimea

Yen Melambung Jelang Referendum Crimea

Yen diperdagangkan menguat empat hari beruntun, menuju penguatan mingguan terbesar dalam tujuh pekan terakhir. Peningkatan ketegangan di Crimea membuat yen banyak diminati investor sebagai safe haven.

Crimea akan mengadakan referendum pada hari Minggu 16 Maret, dan dikabarkan akan melepaskan diri dari Ukraina untuk bergabung dengan Rusia. AS dan Jerman terus menekan Rusia untuk mundur dari rencana mengambil wilayah Crimea.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, kemarin mengatakan AS dan Eropa akan mengambil langkah “sangat serius” kepada Rusia pasca referendum jika tidak ada tanda krisis dapat terpecahkan setelah Crimea meninggalkan Ukraina. Sementara itu Rusia kembali melakukan latihan militer dekat perbatasan dengan Ukraina setelah pernyataan John Kerry tersebut.

Ekonomi China yang kembali menunjukkan tanda-tanda pelambatan menambah daya tarik yen sebagai safe haven. China kemarin merilis data produksi industri tumbuh 8,6% dalam dua bulan dari tahun sebelumnya, penjualan ritel naik 11.8% dan investasi bertambah 17,9%, namun ketiga data tersebut masih dibawah estimasi.

USDJPY saat ini diperdagangkan pada kisaran 101.79 dengan level tertinggi harian 101.86, dan terendah 101.86.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Harga Minyak Mentah Terkoreksi Melemah, Meski Pasar Masih Tunggu Rilis Data

Harga minyak mentah berjangka Amerika melemah pada hari Selasa (25/ 06/ 2013). Harga bergerak mundur hampir 2% menjelang laporan yang diekspektasikan menunjukan pelemahan pada persediaan minyak mentah. Minyak mentah untuk

Forex News 0 Comments

USD Saat Ini Menjadi Market Mover, Emas dan Major Currencies Masih Berusaha Merangkak

Gerak harga emas pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Selasa (26/ 05/ 2015) ini, terlihat mencoba bangkit kembali pada pagi hari ini setelah mengalami penurunan sejak pekan lalu. Salah

Fundamental 0 Comments

Yen Bergerak Rebound, Euro Menguat Jelang ECB

Mata uang Jepang, yen, bergerak menguat terhadap sebagian besar mata uang utama. Hal ini terjadi setelah pejabat Bank of Japan, Takehiro Sato, pada hari ini mengatakan bahwa harga beresiko untuk

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image