Yen Perkuat Tekanan Atas Greenback, Ideks Saham Amerika Beranjak Naik

0a0a_0a0_0002_12651_0a0aaa01_00110504_02765427a_nDilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback mengalami tekanan yang kuat terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY terjadi kontraksi kuat dan menekan Greenback pada sesi perdagangan pasar pada hari Selasa.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah bergerak melemah, dan menyentuh level rendah dalam kurun waktu 18-bulan baru. Hal tersebut terjadi, seiring gerak nilai apresiasi mata uang Yen menguat di tengah sesi perdagangan yang cukup sepi.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY dilaporkan telah sempat berada di kisaran level 106.11. Pergerakan nilai apresiasi mata uang USD/ JPY tersebut, telah melemah sekitar 0.2%, setelah sempat anjlok ke level rendah 106.02, level terendah sejak Oktober 2014.

Pelemahan gerak nilai apresiasi mata uang Yen terjadi di tengah tutupnya pasar keuangan Jepang untuk hari libur mulai dari hari Selasa hingga Kamis. Gerak nilai apresiasi mata uang Yen melanjutkan gerak rally sekitar 5% terhadap mata uang USD di pekan lalu, setelah Bank of Japan (BoJ) tidak menambah stimulus moneternya.

Juga telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, tampak tetap menguat. Hal tersebut terjadi, menjelang keputusan suku bunga Reverse Bank of Australia (RBA).

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD telah sempat diperdagangkan di kisaran level 0.7702, menguat sekitar 0.47%. Hal tersebut terjadi, karena ditopang oleh hasil rilis data persetujuan pembangunan yang apik menjelang dirilisnya keputusan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA) nanti.

Para pelaku pasar telah memperkirakan bahwa, tidak ada perubahan pada tingkat suku bunga. Meski demikian, namun sebagian pelaku pasar memperkirakan adanya pemangkasan mengingat data inflasi yang buruk.

Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq Composite dilaporkan telah berhasil menghentikan gerak kerugian dalam kurun waktu 7-sesi beruntun pada sesi perdagangan pasar di hari Senin. Kondisi tersebut terjadi, seiring gerak nilai harga saham Amerika bangkit dari gerak penurunan mingguan terbesar sejak bulan Februari.

Kinerja yang baik dan mendongkrak gerak nilai harga saham dari perusahaan - perusahaan di sektor teknologi, seperti Amazon.com Inc. dan Netflix Inc., telah membantu gerak nilai harga indeks saham Nasdaq Composite untuk bisa bergerak menguat. Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq Composite telah mampu beranjak menguat sekitar 0,88% lebih tinggi dan ditutup di kisaran level 4,817.59. Pencapaian dari gerak nilai harga indeks saham Nasdaq Composite tersebut, merupakan gerak kenaikan harian terbaik sejak 13 April.

Gerak nilai harga ideks saham S&P 500 dilaporkan telah terapresiasi sekitar 0,78%, menuju ke level 2,081.43, dengan kenaikan 1,4%. Gerak nilai harga ideks saham S&P 500 tersebut, telah menempatkan sektor kebutuhan konsumen sebagai yang terbaik di antara 10 sektor.

Gerak nilai harga ideks saham Dow Jones Industrial Average dilaporkan telah mampu untuk bisa bergerak menguat. Gerak nilai harga ideks saham Dow Jones Industrial Average dilaporkan telah mampu bergerak menguat sekitar 0,66% menuju ke kisaran level 17,891.16. Gerak kenaikan nilai harga yang telah dicapai oleh ideks saham Dow Jones Industrial Average, dipimpin oleh kenaikan nilai harga saham Home Depot dan Goldman Sachs yang memberikan kontribusi sekitar 30 poin untuk indeks blue-chips ini.

Dilaporkan bahwa nilai indeks sektor manufaktur China oleh badan swasta turun tipis di bulan April, menggarisbawahi sejumlah pelemahan pada perekonomian yang tertekan oleh kelebihan kapasitas dan lemahnya tingkat permintaan eksternal. Hasil laporan PMI oleh Caixin Media dan Markit Economics dirilis turun menajdi 49.4, berada di bawah estimasi ekonom pada 49.9 dan 49.7 di bulan Maret. Indeks di bawah 50 mengindikasikan kontraksi pada sektor.

Data tersebut menyusul data pemerintah hari Minggu kemarin yang menunjukkan kondisi mulai stabil di bulan April pasca gerakan rebound tajam di bulan Maret. Hasil yang mix tersebut telah menunjukkan hambatan bagi pemerintah untuk mempertimbangkan stimulus lebih lanjut, sembari mencoba menghindari kemunculan perusahaan mayat hidup dalam industri dengan kapasitas yang berlebih.

Indeks saham gabungan Shanghai saat ini terpantau masih menguat sebesar 1.19%, atau sebanyak 34.951 poin, pada level 2,973.274. Dilaporkan juga bahwa gerak nilai harga indeks saham Hong Kong, yaitu Hang Seng Composite Indeks, telah terkoreksi melemah. Gerak nilai harga indeks saham Hang Seng Composite Indeks terkoreksi melemah dan anjlok sebesar 1.2%, atau sebanyak 254.12 poin, pada kisaran level harga 2,0812.75.

Gerak nilai harga komoditas minyak dilaporkan bergerak melemah. Gerak nilai harga komoditas minyak telah terkoreksi, dengan bergerak melemah dari level tertinggi 2016 yang dicapai pada sesi perdagangan pasar di akhir pekan lalu. Hal tersebut terjadi, di tengah maraknya aksi profit taking pada sesi perdagangan pasar di hari Senin, karena para pelaku pasar masih mencerna kenaikan produksi terbaru dari OPEC yang mendorong level suplai dari kartel minyak terbesar di dunia ke dekat rekor tertinggi sepanjang masa.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak WTI di Nymex, telah diperdagangkan di kisaran level harga $44.53 hingga $46.13 US/ barel, sebelum berakhir di level harga $44.74 US/ barel. Penutupan dari gerak nilai harga komoditas minyak WTI di Nymex, telah turun sebesar $1.19, atau sekitar 2.59%.

Pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat, gerak nilai harga komoditas minyak WTI telah mampu bergerak menguat, dengan melonjak ke level tertinggi harian di kisaran harga $46.78 US. Pencapaian dari gerak nilai harga komoditas minyak WTI pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat minggu lalu tersebut, merupakan pencapaian level tertinggi sejak awal November. Sejak merosot ke level terendah 13 tahun pada tanggal 11 Februari, gerak nilai harga komoditas minyak WTI telah melonjak lebih dari 55%.

Para pelaku pasar energi masih bereaksi terhadap laporan dari Reuters pada hari Jumat. Hasil rilis laporan dari Reuters pada hari Jumat tersebut, menunjukkan bahwa OPEC telah menaikan produksi sebesar 170.000 barel/ hari di bulan April dari 32.47 juta menjadi 32.64 juta barel per hari.

Hasil laporan tersebut ditunjukkan oleh data perusahaan minyak dan data pengiriman. Data tersebut datang ketika jumlah pengiriman dari Rusia juga naik pada bulan lalu dan ekspor dari wilayah selatan Irak di dekat rekor tertinggi.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Rilis NFP TaK Dukung USD, Pasar Cepat Respons Kondisi

Pada sesi perdagangan pasar minggu lalu, gerak nilai apresiasi mata uang USD telah dibalikkan arahnya, melemah kuat dan lepas dominasinya terhadap major cureencies. Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata

Berita 0 Comments

Pelaku Pasar Taking Profit Di Minyak, USD Terdampak Positif Oleh Treasury

Dilaporkan bahwa pada awal sesi perdagangan pasar di hari Rabu (04/ 11/ 2015) ini, gerak nilai apresiasi mata uang USD bergerak menguat. Telah dilaporkan bahwa, nilai indeks USD bergerak di

USD Diperkirakan Segera Terkoreksi Pasar

Pergerakan indeks USD hari Rabu (27 November 2013) bergerak turun, dan mata uang tersebut terpantau didesak mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 80.62 di awal perdagangan. Harga bergerak sekitar

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image