Yen Terkoreksi Greenback, Minyak Naik Tipis

885546_586282028170598_976869401990819991_oDilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback telah bergerak di dekat level tertinggi dalam kurun waktu dua bulan terhadap major currencies pada sesi perdagangan pasar hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah data perumahan Amerika yang yang kuat mendukung kemungkinan pihak berwenang dari Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga dalam jangka pendek.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD juga bergerak menguat terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen. Hal tersebut terjadi, karena para pelaku pasar mulai cenderung melepas aset beresiko dibalik naiknya pasar ekuitas Eropa dan Amerika.

Indeks USD dilaporkan bergerak naik sebesar 0.3% di level 95.61, tidak jauh dari level tertinggi dalam kurun waktu dua bulan yaitu di angka 95.68. Hal tersebut terjadi, karena data menunjukkan penjualan rumah keluarga tunggal Amerika melonjak lebih besar dari level puncak delapan tahun di bulan April dan harga menyentuh rekor tertinggi.

Data perumahan Amerika yang hasilnya optimis telah mendukung minutes pertemuan kebijakan The Fed bulan April, yang dirilis pekan lalu. Hal tersebut berikan petunjuk bahwa bank sentral mungkin naikan suku bunga lebih cepat jika ekonomi terlihat cukup kuat.

Gerak nilai apresiasi mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang Euro, dilaporkan tampak bergerak stabil di kisaran level $1.1139. Gerak nilai apresiasi mata uang Euro bergerak di dekat level terendah di $1.1133, yang merupakan level terendah sejak 18 Maret pada hari Selasa.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD bergerak menguat terhadap mata uang Yen, sekitar 0.1% di level 110.09. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY bergerak mendekat ke level terendah hari Selasa di 109.17, karena anjloknya gerak nilai harga di bursa saham Nikkei, Jepang. Gerak nilai apresiasi Greenback kembali mendekat ke level 110.59, level terkuat dalam tiga pekan yang dicapai pekan lalu.

Gerak nilai harga di indeks saham Nikkei dilaporkan telah mencatatkan angka kenaikan untuk pertama kalinya dalam 3-hari. Hal tersebut terjadi, seiring pelemahan gerak nilai apresiasi mata uang Yen.

Kondisi tersebut telah mampu mendongkrak prospek pendapatan eksportir. Sentimen pasar juga terdorong oleh data perumahan Amerika yang meningkatkan keyakinan para pelaku pasar bahwa ekonomi terbesar di dunia akan dapat mengatasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Gerak nilai harga di indeks saham Nikkei 225 telah menguat sekitar 1,84% menjadi 16800.29. Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mat uang Yen diperdagangkan sebesar 0,15% lebih rendah terhadap Greenback. Gerak nilai harga saham produsen peralatan listrik dan produsen mobil mencatat kinerja terkuat di bursa Jepang.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga saham perusahaan Sony Corp. memimpin dengan kenaikan 5,4%. Hal tersebut terjadi, setelah perusahaan tersebut mengumumkan proyeksi laba tahunan sehari sebelumnya.

Gerak nilai harga saham perusahaan otomoti Toyota Motor Corp. juga terapresiasi 1,6%. Hal tersebut terjadi, setelah mengumumkan rencana investasi pada Uber Technologies Inc.

Gerak nilai harga saham perusahaan Asahi Group Holdings dilaporkan bergerak naik 3,5%. Hal tersebut terjadi, setelah Nomura Holdings Inc menaikkan rating produsen minuman itu menjadi ‘buy’ dari sebelumnya ‘neutral’.

Gerak nilai harga komoditas minyak dilaporkan bergerak menguat tipis di sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah data cadangan minyak dari kelompok industri menunjukkan penurunan tajam pada akhir pekan lalu.

The American Petroleum Institute (API) pada akhir perdagangan pasar di hari Selasa melaporkan bahwa, cadangan minyak mentah Amerika telah turun sebanyak 5.137 juta barel pada pekan lalu. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan untuk penurunan 3.3 juta barel.

Hal tersebut terjadi, karena kilang biasanya meningkatkan operasional produksi bensin karena semakin dekatnya musim mengendarai yang akan dimulai pekan depan di Amerika. Cadangan minyak suling turun 2.922 juta barel, sementara itu cadangan bensin naik 3.606 juta barel.

Gerak nilai harga komoditas minyak West Texas Intermediate (WTI) dilaporkan telah terpantau bergerak di kisaran level harga $49.20. Gerak nilai harga komoditas minyak WTI telah bergerak menguat sekitar 1.20%.

Gerak nilai harga komoditas minyak kemungkinan akan menemukan level support terdekat di $48.30 dan level resisten di $50.10. Para pelaku pasar saat ini akan melihat hasil rilis data cadangan minyak mentah dari Departemen Energi Amerika pada sesi perdagangan pasar Amerika hari Rabun anti malam.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

Nikkei Terkoreksi Karena Yen Diminati, Sterling Belum Saatnya Beli Karena Isu Brexit

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Dollar Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, bergerak menguat dengan melonjak ke level tertinggi 3-minggu terhadap Greenback pada sesi perdagangan pasar Asia

Berita 0 Comments

Dollar Menguat Terhadap Yen Menjelang Laporan NFP

Dollar di perdagangkan dekat level tertinggi dalam 10 pekan terhadap yen sebelum AS merilis laporan yang di perkirakan akan menunjukkan pertumbuhan kerja tercepat dalam empat bulan. Mata uang AS menuju

Greenback Terkoreksi Kuat, Rupiah Tampak Suram

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD mengalami koreksi yang kuat. Gerak nilai apresiasi Greenback terkoreksi dan melemah terhadap 23 dari 31 major currencies. Dilaporkan bahwa, gerak nilai indeks

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image